News86 – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menghitung setidaknya butuh anggaran sekitar Rp 4 miliar untuk membiayai persiapan dan pelaksanaan menghadapi gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB ke XI yang bakal digelar awal tahun 2023 mendatang.

Mulai dari tahapan persiapan berupa pemusatan pelatihan, pelaksanaan hingga bonus bagi atlit peraih medali Porprov NTB mendatang.Hal itu diungkapkan Ketua KONI Loteng, M. Samsul Qomar, saat rapat persiapan KONI Loteng menghadapi Porprov NTB, bersama pengurus cabang olahraga (cabor), di ruang rapat Wabup Loteng, Kamis (24/11).

“Melihat cabor yang akan diikuti serta jumlah atlit yang akan dikirim untuk ajang Porprov NTB mendatang, cukup banyak maka kita butuh anggaran antara Rp 3 sampai 4 miliar,” terangnya.

Anggaran tersebut nantinya akan diarahkan untuk membiaya semua kebutuhan atlit Loteng yang bertanding di Porprov NTB. Mulai dari uang saku, transportasi atlit dan official hingga bonus peraih medali. Di mana besaran bonus peraih medali direncanakan sebesar Rp 30 juta bagi peraih medali emas serta masing-masing Rp 20 dan Rp 10 juta untuk medali perak dan perunggu.

Besaran kebutuhan anggaran tersebut selanjutnya akan disampaikan ke pemerintah daerah serta DPRD Loteng, untuk bisa di anggaran pada APBD Loteng tahun 2023 mendatang. “Harapan kami serta pengurus cabor, pemerintah daerah bisa mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan. Supaya kita bisa mempersiapkan dan menghadapi Porporv NTB dengan maksimal,” ujar Qomar.

Kenapa demikian,karena memang KONI Loteng sendiri punya target tinggi pada Porprov NTB kali ini. Yakni minimal bisa meraup 30 medali emas. Meningkat dari capaian pada gelaran Porprov sebelumnya sebanyak 25 medali emas. “Olahraga ini juga membawa prestise tersendiri bagi daerah. Jadi kita tidak boleh main-main dalam melakukan persiapan,” tegasnya.

BACA JUGA  Wabup Dr Nursiah menjadi Narasumber Kegiatan Bahaya Narkotika Bagi Generasi Muda

Terkait persiapan menghadapi ajang Porprov NTB di Mataram Februari 2023 mendatang, KONI Loteng bersama pengurus cabor yang berjumlah sebanyak 30 cabor telah menyepakati untuk menggelar pemusatan latihan. Yang rencananya akan dimulai pada awal Desember ini sampai bulan Januari 2023 mendatang.

Selain sebagai ajang persiapan, pemusatan latihan tersebut sekaligus juga ajang seleksi bagi atlit yang akan dikirim ke Porprov NTB. Karena bagaimanapun juga pihaknya ingin meraih prestasi terbaik. Sehingga atlit yang dikirim harusnya atlit terbaik yang sudah melalui proses persiapan dan seleksi ketat. “Khusus untuk pemusatan latihan sendiri, KONI Loteng butuh anggaran sekitar Rp 200 juta,” tandas mantan Ketua Komisi II DPRD Loteng ini.