News86 – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) memastikan penyelenggaraan balapan pada sesi laltihan bebas satu pada hari pertama (11/10/2022) berjalan dengan lancar. Baik itu segi balapan maupun non balapan berjalan dengan lancar.

Usai pembalap melakukan balapan, dua mobil pick up double cabin selalu membersihkan trek sirkuit. Hal ini karena ban-ban pembalap biasanya copot kegerus yang dimana serpihan ban-ban yang menempel disapu menggunakan mobil tersebut.

Chairman WSBK Mandalika 2022 Samsul Purba menerangkan saat sesi latihan bebas satu terdapat satu kali terjadi red flag yang dimana saat balapan berlangsung yang dimana marka yang dipinggir agak lepas sedikit. Lebih lanjut mengungkapkan, sebenarnya kemarin Kamis (11/10/2022) MGPA menawarkan kepada Dorna Sports untuk melakukan Gerinda namun Dorna menganggap hal tersebut tidak diperlukan.

“Sudah dibersihkan dan sudah beres. Tidak ada komentar dari Dorna mengenai masalah aspal sejauh ini,” terang Samsul.

Sementara ituitu Priandhi Satria Direktur MGPA mengungkapkan terkait hujan yang mengguyur sirkuit Mandalika kemarin, hingga saat ini lintasan sirkuit tidak mengalami permasalahan apapun. Samsul memastikan per lima belas menit safety car Dorna selalu memasuki lintasan memastikan aspal sirkuit dalam keadaan aman. Tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana ketebalan air di trek.

“Jika aman maka pembalap akan langsung ganti ban dan segera melangsungkan balapan. Biasanya yang jadi masalah adalah jarak pandang namun selagi jarak pandang tidak mengganggu maka biasanya tidak dihentikan balapannya,” imbuh Priandhi

Pembalap juga telah mengikuti track Familiarisation atau biasa disebut Track Walk yang dimana sesi ini mengikuti Track Technical Test dan Track Safety Inspection. Sesi ini telah dijadwalkan dari pukul 14.30 WITA hingga 16.00 WITA kemarin. Sesi yang sering dinamakan sesi “mapping” oleh para pebalap Indonesia ini sangat berharga untuk kans kemenangan pebalap.

BACA JUGA  Gubernur NTB dan Bupati Loteng Tinjau Alun Alun Tastura

Pada sesi ini, para pebalap biasa berkeliling bersama manajer, tim, mekanik, di mana semua dapat berdiskusi langsung untuk mengatur strategi. Namun, waktu bebas tersebut juga digunakan para pebalap sebebas mungkin. Apakah akan turun ke trek sepanjang sesi, sebagian, atau bahkan tidak sama sekali.

“Sejak kemarin, kru dan pembalap WSBK Mandalika telah melakukan finalisasi set up, mengatur barang-barang dan lain sebagainya,” pungkas Priandhi.

Dari track walk tersebut, pembalap juga bisa berdiskusi dengan timnya terkait ban (misal memperhitungkan level keausan) dan pemilihan kompon yang pas. Mereka juga bisa menentukan setelan awal untuk mesin dan motor.