News86 – Puluhan motor gede dan mobil menjajal aspal baru Sirkuit Mandalika menjelang world superbike (WSBK) dalam kegiatan track day Minggu, (7/10/2022). Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengungkapkan pentingnya terbentuk racing line pada aspal baru Sirkuit Mandalika. Oleh karenanya supaya cengkeraman grip aspal baru dengan ban motor semakin lengket, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyelenggarakan test track aspal baru.

“Test track ini merupakan yang kedua kalinya diselenggarakan oleh MGPA setelah sebelumnya diselenggarakan pada Minggu lalu,” terang Priandhi

Alexander Wiguna peserta test track hadir membawa 13 motor dari berbagai komunitas mengungkapkan usai sirkuit Mandalika di aspal ulang, sirkuit ini lebih istimewa dimana permukaan lintasan aspal sirkuit Mandalika menjadi jauh lebih mulus. Permukaan aspal sebelumnya ada yang kurang rata, namun usai diaspal ulang permukaan lintasan hampir semuanya rata.

“Aspal sirkuit Mandalika saat ini juga jauh lebih cepat kering dimana bisa menyerap air bahkan dalam waktu 15 menit,” imbuhnya.

Alexander Wiguna yang juga eks pembalap ini menambahkan, berbeda dengan aspal sebelumnya, saat ini aspal sirkuit Mandalika menjadi jauh lebih lengket dan lebih mulus. Dengan grip aspal yang begitu istimewa, maka keberlangsungan event World Superbike (WSBK) tanggal 11-13 November mendatang bakal bisa jauh lebih istimewa.

“Semua kawan-kawan yang notabene disini adalah pecinta dunia otomotif sangat senang dengan kualitas aspal baru sirkuit Mandalika,” pungkas Alex

Sementara itu, Murianto dan Ketut Suriyadi dari komunitas BMWCCI Lombok Chapter yang ikut dalam test track mengungkapkan grip aspal Sirkuit Mandalika dengan ban mobil memang membutuhkan penyesuaian. Namun, aspal Sirkuit Mandalika jika dilangsungkan untuk penyelenggaraan balapan itu sangat cocok sekali.

BACA JUGA  Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah,Bupati Pathul Sampaikan Nota RAPBD Perubahan 2022

“Aspal Sirkuit Mandalika untuk pertama kali dicoba rasanya itu licin namun ketika sudah beberapa lap itu rasanya sangat ngegrip,” terang Murianto

Saat mengikuti test track Sirkuit Mandalika Murianto dan Ketut Suriyadi mampu melahap 20 lap. Top speed yang dihasilkan mampu hingga 150 km/jam. Komunitas BMWCCI Lombok chapter membawa 6 mobil dengan ikut berpartisipasi agar aspal Sirkuit Mandalika semakin siap jelang WSBK.

“Aspal Sirkuit Mandalika saat ini sangat worth it untuk WSBK dan merupakan Sirkuit Paling aman,” tutup Ketut Suriyadi.

Senada dengan Murianto dan Ketut Suriyadi, peserta track yang menggunakan motor gede Cokorda Gede Putra Arimbawa menyebut grip aspal sirkuit Mandalika semakin lengket. Menurut Cokorda, aspal baru sirkuit Mandalika sedikit licin namun usai pengaspalan ulang aspal sirkuit Mandalika tampak semakin mulus. Ia menyebutkan, sebelum pengaspalan ulang saat ngebut di tikungan sepuluh sirkuit Mandalika ia sempat ngesot-ngesot.

“Saya mampu mencapai top speed 200 km/jam lebih dimana saya sebagai pemula,” ungkap Cokorda