News86 -Universitas Tekhnologi Sumbawa (UTS) di Provinsi Nusa Tenggara Barat NTB menyatakan kesiapannya memenuhi berapapun kebutuhan masyarakat NTB jika beralih dari kendaraan biasa ke kendaraan Listrik yang ramah lingkungan.

Dosen Tekhnik Elektro yang juga sebagai ketua Tim Elektro Mobility Universitas Tekhnologi Sumbawa, Ahmad Jaya dalam keterangannya menyatakan,sejak lama UTS sudah melirik trend peralihan penggunaan kendaraan biasa ke kendaraan ramah lingkungan yakni kendaraan listrik.

Kesiapan menghadapi derasnya peralihan kendaraan masyarakat yang ramah lingkungan dengan mengembangkan sepeda listrik di kampus. Materi kuliah tentang perakitan sepeda listrik sudah lama dikembangkan di UTS. “Sudah lama kami kembangkan sepeda listrik ini di kampus karena kami melihat peluang itu,” ungkapnya.

Hingga saat ini,hampir 200 unit sepeda listrik berhasil dibuat oleh Mahasiswa UTS. Salah satu kendaraan listrik yang berhasil dibuat kualitasnya dipastikan tidak kalah saing dengan cetakan pabrikan terkenal dunia. “Hasil pembuatan kendaraan listrik kami yakni sepeda listrik itu kualitasnya kami pastikan tidak kalah saing dengan cetakan pabrik-pabrik terkenal di dunia,” terangnya.

Menurutnya, memang harus diakui untuk beralih ke kendaraan listrik tentunya bisa diterapkan menyeluruh tidak semudah membalikkan telapak tangan. Beberapa hal penting seperti infrastruktur, regulasi aturan dari pemerintah maupun proses perakitan kendaraa ramah lingkungan itu sendiri tentu harus dipersiapkan matang sebelumnya.Terutama ketersediaan baterai listrik sebagai tenaga penggerak kendaraan listrik itu sendiri.

“Hal ini yang menjadi buah pemikiran kami untuk bisa kami terus inovasikan untuk bisa kami buat untuk memenuhi kebutuhan pasar nantinya,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.