News86 – Shell Eco-marathon digelar pada tanggal 11-15 Oktober 2022 di Sirkuit Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Lebih dari 40 tim pelajar dan mahasiswa dari sembilan negara di Asia seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Korea Selatan, India, Kazakstan, dan Nepal telah terdaftar untuk berkompetisi di Shell Eco-marathon Indonesia 2022.

Vice President Corporate Relations Asia Pasific, Sean Winnett menyampaikan bahwa Shell Eco-marathon adalah program global yang menantang siswa berbakat untuk merancang dan membuat mobil, dengan mempertimbangkan faktor teknis dan perilaku untuk mencapai hasil efisiensi energi yang mengubah permainan.

“Kami berharap kompetisi Shell Eco-marathon hari ini akan memicu ide dan solusi yang dapat membantu membangun sistem energi rendah karbon di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.” ujarnya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengapreasiasi penyelenggaran Shell Eco-marathon yang berperan penting dalam memajukan inovasi teknologi sebagai solusi kebutuhan kendaraan hemat energi, wadah konektivitas antara generasi muda, akademisi, industri dan pemerintah sekaligus memajukan pariwisata di Indonesia.

“Shell Eco-marathon menantang mahasiswa Indonesia untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rancang bangun teknologi otomotif sehingga mampu bersaing dengan tim terbaik lainnya di kawasan Asia dan menjadi bagian dari perjalanan menuju Indonesia Maju.” tuturnya.

Selain itu, Ia juga mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk menikmati wisata di NTB, karna menurutnya Mandalika adalah salah satu tempat wisata yang terbaik di Indonesia.

Sementara, Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah berterimakasih dan merasa bahagia Shell Eco-marathon 2022 digelar di Nusa Tenggara Barat.

“Atas nama masyarakat NTB, kami lebih dari bahagia menyambut partisipan. Sekali lagi atas nama masyarakat NTB, dan pemerintah NTB, terimakasih untuk shell.” ucapnya.

BACA JUGA  Kapolres Loteng Apresiasi Pembangunan Musholla Polsek Pringgarata

Orang nomor satu di NTB itu memandang bahwa Shell Eco-marathon bukanlah sebuah kompetisi, melainkan komunitas tempat belajar dan berbagi pengalaman.

“Saya rasa shell eco maraton bukan hanya kompetisi, shell eco marathon adalah komunitas belajar, tempat dimana pelajar belajar dan saling berbagi pengalaman satu sama lain.” sebutnya.

Sedangkan, Presiden Direktur dan Country Chair Shell Indonesia, Ingrid Siburian menyatakan, setelah istirahat selama dua tahun dari kompetisi on-track tidak menyurutkan semangat dan inovasi para siswa.

Ia memaparkan bahwa acara itu bertujuan untuk mendorong batas-batas teknologi dan memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk mengimplementasikan teori efisiensi energi mereka ke dalam pengalaman langsung di lintasan.

“Di saat yang sama, kegiatan ini juga menghidupkan misi Powering Progress Shell dengan menghadirkan solusi energi yang lebih beragam dan lebih bersih.” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.