News86 – PMII kabupaten Lombok Tengah Kamis (08/09) mengelar aksi damai di kantor DPRD Lombok Tengah,aksi damai PMII tersebut dalam rangka menyuarakan suara terhadap penolakan atas kenaikan harga BBM yang baru-baru ini mengalami kenaikan oleh Pemerintah.

Terdapat 4 point tuntutan mereka pada aksi tersebut diantaranya,Menolak secara tegas kenaikan BBM bersubsidi,kedua mendesak pemerintah untuk secara serius dan bersungguh –sungguh memberantas mafia BBM.Ketiga mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran,dan yang terakhir mendorong pemerintah untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.

Korlap masa aksi juga menyampaikan aksi menolak kenaikan BBM dikarenakan berbagai alasan,salah satunya kenaikan BBM yang dirasa memberatkan masyarakat menengah kebawah,

“seperti halnya para nelayan,yang dengan harga BBM yang lama saja sudah memberatkan mereka apalagi dengan kondisi saat ini,kendala dalam mendapatkan BBM tersebut disamping jauh mereka kini juga harus membeli dengan harga yang mahal” ungkapnya.

Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid, S.IP yang langsung menerima masa aksi menanggapi serius tuntutan mahasiswa, tuntutan ini sangat mulia,siapapun sebagai warga bangsa indonesia berhak dilibatkan, DPRD sepakat dan turut mendesak pemerintah dalam hal kebijakan subsidi tepat sasaran.

Selanjutnya apa yang menjadi tuntutan masa aksi mahasiswa akan segera kami tandatangani untuk kemudian segera di sampaikan ke DPR RI,dengan harapan apa yang menjadi aspirasi masyarakat bisa didengar oleh pemerintah pusat dalam hal ini kebijakan eksekutif.terang Ketua M.Tauhid

Selanjutnya masa aksi damai mengelar doa dan dzikir bersama yang kemudian dipimpin perwakilan PMII.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.