News86 – Dua Minggu sudah kunjungan tatap muka terbatas dilaksanakan di Rutan Praya.Setelah sekitar dua tahun ditiadakan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dalam layanan kunjungan tatap muka itu. Namun karena masih bersifat terbatas, kuota per harinya masih dibatas.

Para pengunjung terlihat bahagia bisa bertemu keluarga mereka, yang menjalani hukuman dalam lapas. Meski dibatasi, namun cukup menghilangkan kerinduan mereka. “Senang bisa ketemu sama keluarga, kangen juga. Selama ini tidak diberbolehkan tatap muka, ” ujar AP, salah satu napi penghuni Rutan Kelas IIB Praya.

Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi wajah sumringah bahagia dari keluarga warga binaan khususnya anak-anak.

Pantauan di lapangan, beberapa pengunjung anak-anak dari warga binaan (narapidana) terlihat sangat emosional. Isak tangis sekaligus raut muka bahagia terpancar dari wajah warga binaan beserta keluarga.

Sementara itu, Karutan Praya Jumasih menyebutkan masyarakat yang sudah mendapatkan formulir kunjungan diperbolehkan masuk dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes). Menurutnya, pelayanan kunjungan terbatas berjalan relatif lancar. Meski begitu, pihaknya akan mengevaluasi hal-hal yang kurang efektif.

“Evaluasi itu agar kami dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” kata Jumasih. Lebih lanjut, Karutan juga menerangkan bahwa masih terdapat masyarakat yang memanfaatkan layanan temu online melalui video call dan layanan penitipan barang.

“Pelayanan penitipan barang dan kunjungan secara online bagi pengunjung yang tidak memenuhi syarat untuk melakukan kunjungan secara tatap muka tetap diperbolehkan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.