News86 – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-77, warga kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Lombok Tengah (Loteng) menggelar lomba kampung bersih, sehat dan lestari (Berseri).

Kelurahan dengan luas wilayah sekitar 280 hektare tersebut terus berbenah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, lestari dan nyaman.

Berbagai komunitas peduli alam dan lingkungan di sana seperti Portir Indonesia Internasional, Bank Sampah Bumi Sejahtera, Kelompok Masyarakat Peduli Sungai (KMPS) dan Pokdarwis berinisiatif menggelar lomba kampung berseri.

Dari 2.440 Kepala Keluarga (KK) di wilayah itu, diminta untuk turut berpartisipasi dalam lomba yang diadakan demi terwujudnya kampung berseri.

Ketua panitia lomba Lalu M. Isnaini mengatakan, lomba akan dilakukan mulai 17 Juli sampai 17 Agustus dengan memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

“Kategori yang dilombakan meliputi lingkungan atau rumah tangga, tempat ibadah dan sekolah yang ada di Leneng,” katanya, Jumat (15/7).

Mantan Lurah Leneng itu juga mengatakan, meski tidak semua rumah tangga mengikuti lomba, namun diharapkan tiap RT mengirimkan perwakilan.”Kami belum mengetahui pasti berapa pesertanya. Ini masih tahap sosialisasi. Namun kami harapkan semua warga Leneng di 11 lingkungan dan 48 RT ini ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Adapun indikator penilaian nantinya adalah memiliki tempat sampah, pengelolaan sampah organik maupun non organik, pembibitan pohon atau penghijauan, keramahan masyarakat menyambut tamu dan lainnya.

Tujuan dari lomba itu, kata Ketua Portir Indonesia – Internasional Loteng itu, tidak lain untuk menumbuhkan semangat masyarakat terhadap lingkungan untuk menciptakan kenyamanan.

Terlebih, di Leneng saat ini sudah ada ratusan nasabah bank sampah dan tentunya itu menjadi modal cukup bagus untuk menjadikan Leneng sebagai pilot projek kampung berseri.

BACA JUGA  Tim Opgab Imigrasi Hari Ini Turun Ke Kuta

“Terima kasih atas dukungan Bank Sampah, KMPS, Pokdarwis dan Pemerintah Kelurahan Leneng atas dukungannya untuk menyukseskan lomba kampung berseri,” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Leneng Muhdin mengapresiasi langkah organisasi atau kelompok peduli lingkungan yang mengadakan lomba Kampung berseri.

“Dengan adanya lomba ini menjadi motivasi kami untuk berbenah ditengah masyarakat,” terangnya.

Sementara itu,Ketua Portir pusat Maya Yuliana mengatakan, berseri itu tidak hanya dilihat dari pemandangan saja, melainkan juga bagaimana masyarakatnya bisa menerapkan hospitality kepada tamu.

“Dengan modal itu saja yang diterapkan warga Leneng maka sudah luar biasa,” kata dia.

Menurutnya, apapun kegiatan yang menyangkut lingkungan dan kebersihan, pihaknya siap mendukung.

“Terlebih, menjaga alam merupakan hal yang mulia karena menyangkut keberlangsungan hidup,” pungkasnya.

Berseri itu bukan hanya dilihat fari pandangan saja. Tapinjuga hospitality kepada tamu. Modal itu daja luar biasa. Pilah sampah makanya.

Kita sosialisasi dan mulai dari Leneng. Ini kegiatan mulia. Apapun yang ada di daerah kita dukung penuh. Segala yang bawa kebaikan kita dukung penuh.ujar Maya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.