News86 – Rapat persiapan kegiatan sosialisasi dan pencanangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat Umar Madi Kantor Bupati Lombok Barat pada hari Selasa (5/7/2022). Hadir dalam kegiatan Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lobar Hj. Sumiatun, Sekertaris GOW Lobar Hj. Baiq Fuji, Sejumlah kepala OPD, serta seluruh pengurus GOW Lobar.

Wakil Bupati Lombok Barat Hj.Sumiatun menyampaikan bahwa ia bangga karena Kabupaten Lombok Barat telah memiliki 10 desa terpilih sebagai desa model DRPPA (Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak). Hal ini sebagai salah satu bentuk keseriusan dan komitmen Lombok Barat dalam memperkuat dan mempertahankan Kabupaten Layak Anak yang telah diraih oleh Lombok Barat. Selain itu hal ini juga untuk menguatkan perlindungan dan pemberdayaan terhadap anak dan perempuan. “Saya bangga karena Lombok Barat telah memiliki 10 desa terpilih sebagai desa model DRPPA yang nantinya diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada perempuan dan anak di Kabupaten Lombok Barat, sehingga Lombok Barat dapat mempertahankan Kabupaten Layak Anak (KLA)” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa salah satu program yang ada di DRPPA ialah membina wirausaha perempuan. Ia sangat berharap pembinaan ini dapat berlanjut dan hubungan antara wirausaha dengan Pemda tetap terjaga. Hal ini merupakan bentuk pemberdayaan terhadap wirausaha dan UMKM. Karenanya semua OPD harus benar benar memberikan komitemen untuk mengembangan UMKM di Lombok Barat. “Tujuan dari menjaga dan melakukan pemberdayaan terhadap wirausaha dan UMKM ini adalah untuk membantu pelaku UMKM agar menjadi sukses dan berhasil dan ketika ada kegiatan bazar atau pasar murah tentu UMKM tersebut yang harus diberdayakan untuk mendukung pengembangan UMKM dan wirausaha di Lombok Barat” jelasnya.

BACA JUGA  BSI Serahkan Bantuan Kopiyah Untuk 243 JCH Asal Lombok Barat

Hj. Sumiatun juga menegaskan bahwa kegiatan DRPPA ini harus menjadi perhatian dari semua pihak. Hal ini karena DRPPA ini menjadi kebutuhan khusus dalam melindungi dan memberdayakan perempuan dan anak. Karenanya ia mengharapkan agar seluruh OPD dan pihak lainnya serta masyarakat dapat mengetahui dan turut membantu dalam melaksanakan DRPPA ini. “Tentu semua pihak harus memahmi ini dan ini menjadk usaha kita semua untuk melindungi anak dan perempuan. Tentu ini juga sebagai salah satu langkah dan upaya untuk mengurangi dan mencegah stunting di Lombok Barat” Ujarnya.

Sekertaris GOW Lobar Hj.Baiq Fuji menambahkan bahwa DRPPA direncanakan akan dilaunching pada hari Rabu (13/7/2022) di Pusat Rekreasi Masyarakat Desa Sesaot. Dimana Desa Sesaot merupakan salah satu dari 10 desa yang dipilih sebagai desa model DRPPA. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan launching akan melibatkan OPD, semua desa yang masuk dalam desa model DRPPA, dan masyarakat.

“Nantinya kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sesaot yang merupakan salah satu desa model DRPPA. Desa Sesaot menjadi Lokasi Launching salah satunya karena Desa sesaot telah berbuat banyak untuk perempuan dan anak melalui program program pemberdayaan anak dan perempuan, selain itu karena Kepala Desanya juga merupakan seorang perempuan” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.