News86 – Puluhan orang mengalami keracunan yang diduga akibat mengkonsumsi nasi bungkus saat acara Syukuran (ngurisang) yang diadakan oleh salah satu warga di Mertak Dusun Ponjambong, Desa Ubung Jonggat,Loteng, Minggu (05/06).

Kapolres Loteng melalui Kasat Reskrim IPTU Redho Rizky Pratama, S.Tr.K membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan berawal dari salah satu warga di Mertak,Dusun Ponjambong,Desa Ubung Jonggat Lombok Tengah Abdul Hawan melaksanakan acara syukuran/ngurisan di makam Batu Layar Senggigi.

Keluarga sudah menyiapkan hidangan yang dibungkus dengan kertas nasi yang terdiri dari nasi putih,ayam pelecing, daging rendang, olah-olah, sayur nangka, dan telur rebus.

“Sementara itu yang mengikuti acara berjumlah kurang lebih 60-70 orang termasuk juga rombongan yang berasal dari Lombok Timur” jelas Kasat.

Selesai acara sekitar pukul 12.00 Wita, dilanjutkan kegiatan makan siang dengan hidangan nasi bungkus yang sudah disiapkan.

Setelah makan siang beberapa orang dari rombongan Lombok Timur merasa ada keluhan mual dan muntah,sedangkan untuk rombongan dari Mertak mulai mengalami keluhan sekitar jam 16.00 – 17.00 Wita,dengan keluhan yang sama yaitu mual dan Muntah, sehingga segera dibawa ke beberapa Puskesmas yang diantaranya Puskesmas Ubung, dan Puskesmas Bonjeruk.

Untuk Korban keracunan yang dirawat di Puskesmas Bonjeruk berjumlah 4 orang, Sementara untuk korban yang dirawat di Puskesmas Ubung berjumlah 10 orang, yang semuanya berasal dari Dusun Pinjambong Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Sedangkan untuk korban keracunan yang melakukan rawat jalan berdasarkan rekomendasi petugas Puskesmas Ubung dan Puskesmas Bonjeruk sebanyak 50 orang.

“Sementara untuk korban keluarga yang berasal dari Lombok Timur masih dirawat di Batu Layar.Berdasarkan keterangan medis Puskesmas Ubung dan Puskesmas Bonjeruk bahwa kondisi para korban keracunan pada hari ini sudah dalam keadaan stabil,dan kami dari Polres Lombok Tengah sedang mendalami penyebab keracunan tersebut” tutup Kasat Reskrim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.