News86 – Kasus rangkap jabatan yang dilakukan camat Batukliang Utara Muhamad Syukri akhir-akhir ini menjadi sorotan publik.Adalah Forum Masyarakat Gawah Bangket Daye ( FORGADE) hari ini Kamis (19/05) mengelar aksinya di aula kantor Camat Batukliang.

Aksi hearing puluhan pemuda tersebut terkait rangkap jabatan camat Batukliang Utara menjadi Ketua BPD Desa Aik Dareq.

Ketua FORGADE Lalu Faruq Wardana dalam aksinya mengkritik camat Batukliang Utara yang merangkap jabatan sebagai Badan Pemberdayaan Desa BPD di desa Aik Darek.Menurut dia,status rangkap jabatan ini merupakan pelanggaran dan tidak di perbolehkan “Seharusnya camat tidak boleh merangkap jabatan,”ungkap Faruq

Faruq menilai rangkap jabatan yang dilakukan camat mengganggu efektivitas kinerja pemerintahan,dan saat ini dampaknya luar biasa di bawah.Sebagai kepala pemerintahan di tingkat kecamatan,kata dia,camat lebih baik fokus sebagai camat,dan legowo mundur.

Ditambahkan Islahudin,dalam aksi hearing yang kedua ini kami sangat menyayangkan ketidakhadiran camat Batukliang Utara,dengan alasan yang tidak masuk akal,sekali lagi tuntutan kita sudah jelas bahwa saudara camat Batukliang Utara harus mengundurkan diri.

Kami memaklumi bila jabatan ini harus diisii.Tapi semestinya jangan camat, dong, yang jadi anggota BPD.Cukup diberikan ke aparat desa saja,yang lebih tau kondisi di lapangan.tambahnya

Sedangkan Camat Batukliang Lalu Sudirman dalam keterangannya mengatakan,dari pihak kecamatan hanya memfasilitasi saja,dan terkait tuntutan dari saudara FORGADE kami tidak bisa mengintervensi.Sebagai catatan kami berkerja sesuai tupoksi dan aturan yang ada.

Sebagai seorang rekan camat,saat ada acara saya pribadi pernah sampaikan ke camat untuk meletakkan jabatan sebagai anggota BPD,tapi sempai detik ini tidak dilaksanakan.ujar Camat

Hadir dalam hearing tersebut camat Batukliang Lalu Sudirman.Kapolsek Batukliang IPTU Geger Suranggane.Kades Aik Darek Abdul Razif.Sedangkan camat Batukliang Utara tidak hadir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.