News86 – Dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakan (WBP),tim medis Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Praya Kanwil Kemenkumham NTB terus sigap dan optimal memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan dengan sistem jemput bola secara rutin kepada warga binaan.

Hal tersebut mengacu berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan Pasal 14 ayat 1 yang menetapkan hak-hak narapidana, diantaranya adalah hak mendapatkan perawatan,pelayanan kesehatan dan makanan yang layak.

Sistem jemput bola ini mempunyai kegiatan utama yang bersifat preventif (pencegahan) dan promotif (penyuluhan), pengecekan dan penggerakan kebersihan kamar atau blok hunian WBP yang sehat dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Kegiatan ini juga diharapkan untuk dapat menjangkau dan menemukan WBP sakit yang disembunyikan atau tidak mau berobat ke Poliklinik Rutan Praya serta monitoring evaluasi pasien penyakit menular (TB-HIV).

Kepala Rutan Kelas IIB Praya Jumasih, menjelaskan kegiatan pelayanan pengobatan rutin dilaksanakan di Poliklinik Rutan Praya.”Kami memberikan layanan kesehatan bagi WBP selama 24 jam dan sudah ada jadwal petugas piketnya setiap hari.Untuk para Pegawai bisa mengecek kesehatannya selama jam kerja, saat ini juga bisa mengecek gula darah dan asam urat,” jelas Karutan.

Lebih lanjut,Karutan menjelaskan bahwa pemeriksaan dan pengobatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan Rutan Praya ini merupakan komitmen kami agar seluruh warga binaan Rutan Praya selalu dalam keadaan sehat.

Dari wawancara bersama salah seorang warga binaan lanjut usia menyampaikan rasa terima kasih atas program jemput bola yang diterapkan oleh Rutan Praya. “Alhamdulillah,selama ini kami memang sangat terbantu dengan program ini. Terutama bagi saya dan kawan-kawan WBP yang tergolong lanjut usia,agak sulit untuk berjalan ke Poliklinik bila tidak ditemani,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.