News86- Faktor usia dan keterbatasan ruang gerak tidak sedikitpun menyurutkan antusiasme dan semangat para WBP Rutan Kelas IIB Praya Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB demi menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Terpantau Perpustakaan Rutan Kelas IIB menjadi saksi nyata pemberantasan buta huruf kepada para warga binaan yang mendapatkan program pembinaan di Rutan Praya, Kamis (12/05).

Kegiatan tersebut ditanggapi dengan positif oleh Jumasih selaku Kepala Rutan Kelas IIB Praya. Ia mengatakan dengan kemauan tinggi WBP untuk belajar dan membaca, tentunya dapat memperluas dan memperkaya wawasan WBP. Hal itu juga merupakan salah satu bentuk bekal bagi para WBP untuk kembali ke masyarakat nantinya. Dengan menyediakan bahan bahan bacaan bagi WBP, hak mereka terpenuhi sebagaimana yang tertera pada Undang-Undang Pemasyarakatan.

“Saya turut senang melihat keinginan dan kemauan yang tinggi WBP untuk belajar dan membaca sehingga dapat memberikan manfaat seperti menambah wawasan dan pengetahuan, memiliki pemikiran terbuka dan luas,” ujar Jumasih.

Lebih lanjut,Karutan menyampaikan, dengan membaca dapat membantu menurunkan tingkat stress seseorang, terutama bagi WBP. “Tak hanya menambah informasi seputar buku yang sedang dibaca, membaca buku ternyata juga mampu mengurangi tingkat stress seseorang. Hal ini dikarenakan menurut penelitian membaca buku dapat menurunkan tingkat stress hingga 68 persen,” ujarnya lagi.

Jumasih berharap dengan adanya perpustakaan ini dapat bermanfaat dan memberikan stimulus kepada WBP untuk tetap berkarya dan sebagai bekal ketika sudah bebas nanti. “Para WBP di sini memang kami awasi dan batasi ruang geraknya.Namun kami tetap penuhi hak mereka untuk belajar dan berkarya, sehingga kelak ketika sudah bebas dan kembali ke lingkungan masyarakat dapat menjadi bekal yang berguna bagi mereka,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.