News86 – Dua kelompok pemuda desa mareje Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, yang sempat bersitegang karena petasan atau mercon akhirnya sepakat berdamai dan hidup rukun kembali. Hal ini setelah dilakukan mediasi oleh Pemerintah Daerah Lombok Barat, Kapolres Lombok Barat serta sejumlah tokoh tokoh masyarakat Lombok Barat, Rabu, 4 Mei 2022 di Kediaman Wakil Bupati Lombok Barat di kecamatan Sekotong Lombok Barat.

Dalam mediasi ini kedua kelompok pemuda desa mareje yang sempat bersitegang didampingi oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat menandatangani kesepakatan damai bermatrai disaksikan langsung oleh Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho, Tokoh Masyarakat Lombok Barat H.Lalu Daryadi, Anggota DPRD Propinsi dan sejumlah pihak terkait. Dalam kesepakatan ini kedua kelompok pemuda bersepakaf untuk menghentikan ketegangan yang dipicu oleh persoalan petasan atau mercon.

Selain itu mereka juga bersepakat untuk kembali hidup rukun dan damai dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dengan dimediasi oleh Kepala dusun dan kepala desa. Para Pemuda dan warga juga bersepakat untuk taat pada aturan hukum yang berlaku dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Dalam kesempatan ini Kapolres Lombok Barat AKBP Wirasto Adi Nugroho menyambut baik langkah perdamaian kedua kelompok pemuda ini. Ia mengatakan kesepakatan damai ini tentu akan membuat suasana dan situasi kembali normal dan kondusif. Ia berharap agar masyarakat khususnya para pemuda tidak cepat terpancing atau terprovokasi. Ia meminta agar semua masalah dan persoalan dapat diselesaikan dengan damai dan kekeluargaan. “Kami berterima kasih atas peran serta semua pihak sehingga mediasi dan kesepakatan damai ini bisa terlaksana. Kami berharap agar semua pihak dapat mematuhi ini semua” ujarnya.

BACA JUGA  Kunker Kapolda NTB Ke Makodim Loteng Disambut Dandim Beserta Seluruh Prajurit

Kapolres juga mengatakan bahwa situasi di Desa Mareje tetap terkendali dan kondusif. Aparat keamanan tetap disiagakan untuk menjaga situasi agar tetap kondusif. Ia meminta agar semua masyarakat Lombok Barat tidak terpancing oleh isu isu menyesatkan yang dihembuskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. “Situasi tetap terkendali dan kondusif di Desa Mareje. Kami harapkan dengan kesepakatan masyarakat bisa kembali rukun dan damai” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun dalam beberapa kesempatan meminta kepada semua masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedamaian. Hal ini penting agar masyarakat tetap hidup rukun dan damai sehingga dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik dan lancar. Ia juga meminta agar masyarakat tidak cepat terpancing oleh isu isu yang dihembuskan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. “Kalau aman dan damai aktivitas masyarakat berjalan lancar. Kami minta supaya masyarakat kembali rukun dan damai” ujarnya.

Kesepakatan damai ini ditanda tangani oleh kedua kelompok pemuda dan warga serta sejumlah saksi saksi. Kesepakatan damai ini terdiri dari 5 poin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.