News86 – Komite Olaraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah (Loteng) akan mulai menyalurkan dana pembinaan bagi cabang olahraga (cabor) yang masuk dalam keanggotaanya,secara bertahap mulai Bulan Juni mendatang.

Dana pembinaan tersebut diharapkan bisa dipergunakan semaksimal mungkin oleh pengurus cabor di Loteng,untuk mendukung persiapan menghadapi gelaran Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang direncanakan digelar pada bulan September mendatang.

Saat ini kata Ketua KONI Loteng, M. Samsul Qomar, KONI Loteng tengah memulai pendataan dan verifikasi cabang olahraga (cabor) yang ada di daerah ini.Sebagai persyaratan bagi cabor-cabor tersebut untuk memperoleh dana pembinaan dari pemerintah daerah yang penyaluran melalui KONI Loteng.

Di mana total ada 29 cabor yang masuk keanggotaan KONI Loteng dan akan memperoleh dana pembinaan. Dengan alokasi dana pembinaan yang akan diperoleh masing-masing cabor tidak sama.Besaranya ditentukan oleh kualifikasi cabor bersangkutan.

Apakah masuk cabor unggulan, andalan atau harapan.Yang didasari pada pencapaian atau prestasi atlet dari cabor bersangkutan pada event olahraga.Misalkan kalau cabor tersebut ada atletnya yang sudah berprestasi ditingkat nasional bahkan internasional,maka cabor tersebut masuk ketegori unggulan.Dan,tentu dana pembinananya lebih besar.

Jika masih dilevel provinsi,masuk kategori andalan.Sedangkan kalau belum mampu berprestasi tapi punya potensi, maka cabor tersebut masuk kategori cabor harapanya.

Sehingga dalam hal ini penting bagi cabor-cabor yang ada untuk segera menyerahkan juga data atletnya. Baik itu yang sudah berprestasi maupun yang belum, tapi masih tengah dibina. Karena itu akan sangat menentukan kualifikasi cabor bersangkutan dan pastinya berpengaruh pada besaran dana pembinaan yang akan diterima.

“Kalau di kepengurusan KONI Loteng sebelum-sebelumnya,pembagian dana pembinaan dilakukan secara merata. Tapi kalau sekarang tidak,kita proposial.Sesuai tingkatan dan kualifikasi cabor bersangkutan. Harapan,dengan begini ada tambahan motivasi bagi cabor-cabor untuk mencetak atlet-atlet berprestasi asal Loteng,” paparnya.

BACA JUGA  Cipta Kondisi Keamanan KEK Mandalika Menjelang Pergantian Tahun Babinsa Kuta Bersinergi Dengan Perangkat Desa

Disinggung besaran dana pembinaan cabor yang disiapkan KONI Loteng, Qomar mengaku memang tidak begitu besar.Mengingat,dana hibah yang diberikan Pemkab Loteng ke KONI Loteng juga minim.Hanya sekitar Rp 500 juta.Dengan pembagian dana pembinaan ditetapkan sebesar 30 persen dari dana hibah yang diterima KONI Loteng.Sisanya 70 persen untuk operasional KONI Loteng selama satu tahun.

Pembagian alokasi 30 persen itu sebut mantan Ketua Komisi II DPRD Loteng ini,seusai regulasi yang ada.Karena anggaran hibah yang tahun ini diterima kecil.Kalau dana hibah yang diterima lebih diatas Rp 1 miliar, pembagiannya baru 70 persen untuk cabor dan 30 persen untuk operasional KONI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.