News86 – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Nusa Tenggara Barat Dra. T. Wismaningsih Drajadiah bersama Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, Dra. Nunung Triningsih menghadiri kegiatan Pencanangan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Kabupaten Lombok Tengah.

Program DRPPA merupakan upaya untuk mendorong desa mengintegrasikan perspektif gender dan peduli anak di tiap aspek pembangunan yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan. Integrasi dalam arti keterlibatan seluruh unsur pemerintah terkait dan seluruh unsur kelompok masyarakat desa.

Kadis DP3AP2KB NTB, T. Wismaningsih Drajadiah, dalam sambutannya mengapresiasi Kabupaten Loteng melalui pencanangan DRPPA, karena menjadi tindaklanjut penandatanganan komitmen antara Pemprov, Pemkab, dan lain-lain yang ditandatangani di depan Menteri PPA.

“Sudah empat kabupaten yang canangkan DRPPA yakni Lotim, KLU dan Kabupaten Sumbawa. Mudahan seluruh kabupaten kota canangkan DRPPA,” ujar Wismaningsih seraya menambahkan bahwa Loteng sedang diperjuangkan meraih predikat KLA.

“Kalau semua kabupaten berpredikat KLA maka provinsi bisa meraihnya,” lanjutnya.

Sementara, Wakil Bupati Loteng Dr.HM.Nursiah dalam arahannya menerangkan bahwa Anak merupakan aset berharga yang akan menjadi penerus pelaksanaan program kegiatan pembangunan di suatu daerah,oleh karena itu perlindungan terhadap anak dan pemenuhan hak-hak anak menjadi hal yang perlu dilakukan secara optimal dalam konteks penyelenggaraan pembangunan di suatu daerah.

“Perlindungan terhadap anak perlu dilakukan untuk menghindari anak-anak dari kasus kekerasan dan eksploitasi baik yang bersifat fisik, seksual maupun psikologis,”tutup Wakil Bupati Loteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.