News86 – Berawal dari informasi yang tersebar di media sosial terkait karya closed duduk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Praya Kanwil Kemenkumham NTB.Salah satu komunitas disabilitas di Lombok tertarik dan ingin menjalin kerjasama akibat melihat karya WBP tersebut.

Komunitas disabilitas yang berkunjung ke Rutan Kelas IIB Praya Kanwil Kemenkumham NTB adalah Lombok Independen Disabilitas Indonesia (LIDI).Mereka berkunjung untuk mendalami kemungkinan kerjasama dalam produksi dan pemasaran closed duduk yang dibuat oleh Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Praya,Selasa (15/03)

Dalam kunjungannya,Lalu Wisnu selaku ketua LIDI didampingi salah satu pengelola komunitas tersebut yaitu Zulaivi disambut baik oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Praya.Mereka merupakan seorang penyandang disabilitas dari lahir, kegiatan sehari-harinya membuat closed duduk sehingga mereka tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Rutan Praya.

Lalu Wisnu sebagai ketua LIDI siap untuk membantu pemasaran dan bertukar infomasi terkait produk closed duduk karya WBP di Rutan Praya.Meski dari seorang penyandang disabilitas beliau tetap semangat menjalani kehidupan. “Meski kami terlahir dalam keadaan disabilitas, namun kami tidak risih dan tetap semangat menjalani kehidupan. Anda yang terlahir sempurna jiwa dan raga maka jangan sampai semangat anda kurang seperti kami,” ujarnya.

Kasubsi Pelayanan Tahanan, M. Ridwan mengucapkan terima kasih kepada komunitas LIDI karena telah berkunjung dan bersemangat ingin menjalin kerjasama dengan Rutan Praya,Insya Allah kedepannya akan terjalin kerjasama terkait pembuatan dan pemasaran closed duduk tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.