News86 – Perhelatan event berskala internasional MotoGP di wilayah Nusa Tenggara Barat,menuntut seluruh stakeholder yang terlibat untuk mempersiapkan diri demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Sebagai salah satu yang terlibat, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Praya turut hadir dalam Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tingkat Wilayah Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (10/03).

Dengan mengusung tema Peningkatan Sinergitas,Revitalisasi Penegakan Hukum dalam upaya mendukung pelaksanaan event MotoGP tahun 2022,rapat koordinasi yang dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenkumham NTB tersebut dihadiri oleh seluruh Stakeholder yang terlibat.

Kakanwil Haris Sukamto dalam sambutannya menyampaikan bahwa diselenggarakannya rapat Timpora tingkat Provinsi ini bertujuan seperti di awal WSBK dilakukan. “Pengawasan orang asing di wilayah NTB perlu dipetakan kembali,seperti yang dihimbau oleh Marsekal Hadi selaku penanggung jawab.” ucapnya

“Gelar Karpet merah untuk MotoGP. Mari kita berkomitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para seluruh stakeholder yang akan masuk ke wilayah NTB” tambahnya.

Lebih lanjut,Haris mengungkapkan bahwasanya seluruh stakeholder yang terlibat harus memberikan rasa aman dan nyaman pada seluruh wisatawan asing yang datang ke NTB.

“Timpora bertujuan untuk bertukar data.Pertukaran data dan informasi ini penting agar kita semua bekerjasama dalam memberikan yang terbaik untuk tamu dan NTB. Kita harapkan semuanya bersinergi memberikan data yang akurat. Sehingga nantinya kita sudah siap menyambut tamu yang akan menyaksikan MotoGP di NTB. Selamat melaksanakan rapat dan semoga kegiatan kita dapat memberikan berkah untuk kita semua” tutupnya.

Plt. Dirtjen Imigrasi,Direktur Intelijen Imigrasi (Brigjen Pol. R.P. Mulya) sekaligus membuka rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Timpora tahun 2022 dalam arahannya menyampaikan perhelatan event MotoGP tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara. “Diharapkan dengan adanya event ini dapat menjadi pendorong bagi sektor pariwisata serta perekonomian di Indonesia” ucapnya.

BACA JUGA  Tingkatkan Infrastruktur KEK Mandalika,ITDC Bangun Akses Jalan Menuju Kuta Beach Park

Lebih lanjut,Mulya menyampaikan dengan adanya Event berskala besar tersebut stakeholder yang tergabung dalam Timpora harus memperhatikan segala sisi yang mesti diperhitungkan. “Potensi-potensi yang tidak kita prediksi sebelumnya perlu kita lakukan pemetaan.Semoga perhelatan event ini dapat berhasil, sukses,aman,tentram,dan dapat membawa nama harum Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat dalam rangka peningkatan prestasi dan ekonomi bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.