News86 – Komandan Kompi Brimob Lombok Tengah,AKP Sandro Dwi Rahadian,SIK.melakukan silaturrahmi keluarga M.Faris Alga (9) bocah yang di temukan oleh anggota Brimob Brigadir Safi’i Apriadi yang sedang melaksanakan PAM di lokasi sirkuit Mandalika,(07/01) pukul. 19.00 wita.

M.Faris Alga,yang hilang selama 17 Bulan (1,5 tahun) berasal di dusun Selak desa Kidang kecamatan Praya Timur Lombok Tengah.

Brigadir Safi’i Apriadi saat menceritakan kepada beberapa awak media tentang kronologis penemuan bocah tersebut pada hari Kamis malam sekitar pukul 19.00 wita,saat sedang melaksanakan tugas PAM di areal sirkuit Mandalika,dia sedang berjaga bersama rekan kerjanya, tiba – tiba melihat bocah (M Faris Alga) dan seorang laki terbaring lemas di pinggir sirkuit karena masih dalam areal pengamanan,Brigadir Safi’i dengan sigap menghampiri apa yang terjadi.

Setelah didekati spontan ia mengenal sosok laki – laki tersebut yang merupakan teman masa kecilnya,dan sekaligus tetangga satu desa beda Kampung.

Selanjutnya Safi’i merangkulnya bersama bocah tersebut lalu dibawa ke pos penjagaan,Brigadir Safi’i pun memberikan makan terhadap keduanya pada pos penjagaan

Saat melihat bocah tersebut sedang makan,Brigadir Safi’i teringat jika di desanya telah hilang seorang anak sekitar 1,5 tahun yang lalu yang wajahnya terlihat mirip dengan bocah didepannya.

Brigadir Safii kemudian mencari kontak tetangga Faris untuk dihubungi dan memastikan apa betul dia adalah Faris bocah yg hilang sekitar 1,5 tahun lalu.Setelah dirasa semuanya cukup betul kemudian Brigadir Safi’i mengantarkan bocah tersebut kepada pihak keluarga.

Sesampainya di tempat keluarga Faris,bak mendapat durian runtuh,keluarga sangat bahagia tak terhingga. Dengan disambut isak tangis serta rasa haru yang mendalam dari pihak keluarga maupun kerabatnya, mereka membenarkan bahwa bocah yang ditemukan tersebut adalah Moh.Faris Alga yang hilang 17 bulan lalu.

BACA JUGA  Polisi Jadi Pemulung Demi Wujudkan Lingkungan Bersih Asri dan Sehat

Sementara AKP Sandro Dwi Rahardian SIK juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khusus nya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah untuk tetap waspada dan mengawasi anak anak maupun keluarganya,lebih lebih hati-hati dimasa saat ini tidak sedikit ditemui kasus – kasus penculikan anak.

Moh Faris hilang sekitar September 2020,disaat bermain bersama temen temennya,setelah beberapa saat anak tersebut tidak kunjung kembali kerumah, tetangga serta keluarga mencari kemana mana namun tidak ditemukan,tidak hanya sampai disitu keluarga menggunakan Paranormal/Dukun namun tidak juga membuahkan hasil,yang akhirnya keluargapun pasrah dan menyatakan Faris hilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.