News86 – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Nusa Tenggara Barat (BKSDA NTB) Rabu (29/12) melepasliarkan 9 ekor rusa timor (Rusa timorensis) di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tunak, Kabupaten Lombok
Tengah.

Pelepasliaran rusa timor
dirangkai dengan penyerahan rusa timor hasil penangkaran dari PT Pertamina (Persero)
Integrated Terminal Ampenan sebanyak 6 ekor.

Dilanjutkan dengan serah
terima sarana dan prasarana pendukung sanctuary rusa timor di TWA Gunung Tunak yang dibangun oleh perusahaan pemerintah tersebut kepada BKSDA Nusa Tenggara Barat berupa shelter dan tempat duduk serta tempat cuci tangan untuk pengunjung.

Sedangkan pelepasliarannya sendiri berlangsung di Perempung, sekitar 2 km ke arah selatan dari lokasi
seremoni. Dalam acara seremoni tersebut.

Kepala Balai KSDA NTB Jolo Iswanto dalam sambutannya mengatakan,Rusa timor merupakan satwa dilindungi undang-undang dan merupakan satwa maskot Provinsi Nusa Tenggara Barat, karena itu BKSDA NTB berupaya untuk terus melestarikan jenis satwa
tersebut salah satunya dengan pelepasliaran rusa ke habitat alam untuk menambah populasi di alam.

“Kegiatan pelepasliaran rusa timor ini telah menjadi agenda nasional dan dilaksanakan dalam
rangka memperingati Hari Cinta Satwa dan Puspa Indonesia tahun 2021,” tegas Joko Iswanto

Lebih lanjut Joko menjelaskan bahwa selain pelestarian rusa timor juga dapat dimanfaatka melalui mekanisme penangkaran dengan mekanisme yang benar. “Saya berharap ke depan kita dapat menjumpai di pasaran dendeng rusa yang legal,” lanjutnya.

Acara pelepasliaran rusa timor ini dihadiri oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Pariwisata Lombok
Tengah,Fakultas MIPA Program Studi Biologi Universitas Mataram, Polsek Kuta, Kepala Desa
Mertak, seluruh kepala dusun sekitar TWA Gunung Tunak, Ketua Tunak Besopoq (kelompok pemuda Desa Mertak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.