News86 – Kelurahan Leneng kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah sukses menangani persoalan sampah, dan atas kesuksesan tersebut Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Provinsi NTB memberikan 2 unit alat biopori.

Alat Biopori tersebut digunakan untuk melubangi tanah untuk dijadikan tempat pembuatan pupuk kompos.

Kepala DLHK Provinsi NTB Madani Mukarom dalam keterangannya mengatakan,salah satu misi Pemerintah Provinsi NTB sudah dijalankan oleh Kelurahan Leneng dengan aksi lestari.Seperti sampah organik dijadikan pupuk dan sampah non organik dikelola Bank Sampah.

Dikatakan Kadis,Program 1000 biopori yang dicanangkan oleh Kelurahan Leneng merupakan upaya menangani sampah rumah tangga dan ini adalah aksi yang sangat luar biasa.

Biopori sendiri merupakan sistem fermentasi sampah organik menjadi pupuk kompos atau eko enzim dan biasanya,waktu fermentasi hingga dapat dijadikan eko-enzim selama 2 sampai 3 bulan.

Dan berharap dengan bantuan alat Biopori yang diberikan hari ini bisa di manfaatkan oleh kelurahan Leneng.harapnya

Sedangkan Lurah Leneng,Lalu M. Isnaini mengatakan 2 unit alat biopori yang diberikan dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) NTB akan dimanfaatkan ke semua Lingkungan.

Dari 11 Lingkungan yang ada,nantinya akan digali 1000 lubang di halaman rumah warga.Dan sedikitnya,70 persen sampah akan dihasilkan di Kelurahan Leneng merupakan jenis organik.jelas Lurah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.