News86 – Aliansi Rakyat NTB yang tergabung adalah BEM Unram, BEM Fakultas Pertanian Unram, Bem FKIP Unram, Bem FEB Unram, Serikat Tani NTB, KAMMI Mataram, BEM STIKES YARSI, BEM AKG Mataram, Bem Poltekes Mataram, Bem IISBUD SAREA menggelar aksi di kantor Gubernur NTB.

Dalam aksinya Aliansi Rakyat NTB Menggugat menutut Mendesak Pemprop NTB mengeluarkan peraturan Daerah perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan

Merubah system pendistribusian subsidi pertanian NTB (pupuk,pestisida,bibit,dll) melalui BUMD sampai BUMDES.

Meningkatkan dan mengevaluasi kinerjab balai PPI,Dinas Pertanian dan dijnas perdagangan.

Menetapkan harga dasar per kabupaten kota bagi komuditas pangandan hortikultura serta membentuk tim khusus penyambung petani dengan perusahaan.

Stop impor pangan
Hapus asuransi pertanian
Memberikan jaminan bantuan ganti rugi terhadap petani yang gagal panen.

Meringankan jaminan kredit usaha rakyat.

Membangun industrialisasi pengolahan di sektor pertanian.

Masa Aksi yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut berkumpul di depan arena budaya Unram, kemudian jalan beriringan menggunakan motor menuju kantor gubernur NTB.

Setelah sampai depan gerbang kantor gubernur NTB Perwakilan lembaga menyampaikan orasi ilimiahnya.

Sekitar 1 jam mahasiswa menunggu akhrnya Pemprov NTB keluar menemui masa aksi yang diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Drs. Sahnan, Mpd. dan kepala Dinas Pertanian NTB Muhammad Riadi.

Sahnan dan Riadi menjawab tuntutan masa aksi dan mentanda tangani tuntutan dan berkomitmen akan mempertemukan perwakilan masa aksi bersama Gubernur NTB, untuk membahas tuntutan secara menyeluruh dan menjawab secara legal.

Dibuktikan dengan dengan surat komitmen bertanda tangan Riadi selaku Staf ahli Gubernur dan Kordum Aliansi Rakyat NTB Menggugat Yusril Ashfahani bermaterai 10 ribu.

Dipengujung aksi Aliansi Rakyat NTB Menggugat menyatakan sikap akan mengawal tuntutan ini sampai akhir..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.