News86 – Kabupaten Lombok Tengah terpilih menjadi pilot projetc pemanfaatan teknologi digitalisasi di Bidang Kesehatan.

Program TeleCTG adalah merupakan kegiatan Kementerian Kominfo RI guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat atau Ibu Hamil.

Plt. Direktur Ekonomi Digital Dr. Ir. I Nyoman Adhiarna, M.Eng dihadapan awak media Rabu (22/09) mengatakan,untuk mempermudah akses layanan kesehatan,Kementerian Kominfo melakukan berbagai upaya memperkuat digitalisasi di sektor kesehatan,Di mulai dari penyediaan infrastruktur, teknologi penunjang,hingga literasi digital terus dilakukan.

“Pada hari ini kita memberikan pelatihan bagi tenaga medis Bidan terkait pemanfaatan teknologi digitalisasi kesehatan ibu hamil,” katanya

Lebih lanjut dikatakan,saat pihaknya berkomitmen untuk mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memanfaatkan jaringan teknologi digital tersebut dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan kepada masyarakat. 

“Saat ini dunia digital jangan hanya dipakai main Game saja, tapi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. 

Kabupaten Lombok Tengah saat ini dijadikan sebagai pilot projet program TeleCTG atau pemanfaatan teknologi untuk digitalisasi kesehatan dalam mendukung penurunan AKI, AKB dan stunting.

“Alat ini adalah alat pengecek kehamilan,dan akan di uji coba di empat Puskesmas di wilayah Lombok Tengah,” katanya. 

Perlu di ketahui bahwa dengan adanya alat tersebut akan memudahkan petugas medis dalam melakukan pengawasan terhadap ibu hamil dan mengurangi resiko yang akan terjadi.Dan yang terpenting juga, program ini akan memudahkan pemerintah daerah dalam melakukan pendataan.paparnya

Ditempat yang sama,Plt Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, dr Muzakir Langkir mengatakan, penerapan alat ini masih dalam tahan sosialisme dan program ini bisa membantu kesejahteraan janin dan mengurangi risiko bagi Ibu hamil. 

” Saat ini ada empat Puskesmas yang jadi percontohan yakni Puskesmas Puyung.Ubung.Aikmual dan Muncan ,” kata dr Langkir

BACA JUGA  Mutasi Hari Ini.Bupati Pesan semuanya Harus Puas

Dijelaskan dr.Langkir bahwa alat ini sangat penting,karena bisa membantu tenaga medis dalam memberikan pelayanan dan mencegah terjadinya kasus stunting dan kematian ibu melahirkan. 

” Alat ini masih uji coba,dan akan  evaluasi kedepannya apakah nanti mau diterapkan di semua Puskesmas atau tidak,”ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.