News86 – Untuk mengejar target 70 persen warga masyarakat telah divaksin,pemerintah pusat hingga pemerintah daerah terus memikirkan stategi dan mengeluarkan segala daya upaya agar capaian vaksinasi tersebut tercapai.

Karena itu,Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengumpulkan Kepala UPT Puskesmas,UPT Disdik,Kapolsek dan Danramil serta pejabat dinas terkait.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menegaskan pemerintah saat ini tengah giat – giatnya melakukan vaksinasi terhadap warga masyarakat.Vaksinansi ini murni dilakukan dalam rangka untuk mencegah berkembangnya wabah virus Corona yang sangat mematikan tersebut.

Selain itu vaksinasi juga digencarkan dalam rangka menyambut pagelaran Superbike yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Nopember 2021 di sirkuit Mandalika Lombok nanti.

“Target yang ditentukan pihak penyelenggara yaitu,70 persen warga Lombok Tengah khususnya sudah tervaksin,jika tidak maka penyelenggaraan akan ditunda” kata Bupati.

Bupati menjelaskan pemerintah daerah tidak ingin melihat event dunia itu akan berlalu begitu saja, karena itu segala daya dan upaya dilakukan termasuk akan menunda pemberian uang PKH atau program lainnya.

“Saya (Bupati) minta kepada kepala dinas terutama dinas sosial untuk menunda pencairan dana PKH jika warga penerima bantuan tidak melakukan vaksinasi” tegas Bupati.

Dikatakqn,sejauh ini prosentase capaian vaksinasi masih dibawah 30 persen,dengan capaian yang minim itu Bupati menggerakkan segala sumberdaya,termasuk menurunkan kepala SKPD untuk turun memantau dan membantu di wilayah binaannya.

“Target kita dalam satu setengah bulan ini harus tercapai,karena itu saya minta setiap desa menargetkan minimal 300 orang perharinya untuk divaksin,bila perlu datangi setiap dusun” jelasnya.

Perlu di catat World Superbike Championship akan digelar pada November 2021 mendatang.Diperkirakan tamu yang akan datang nanti untuk menonton lebih dari 50 ribu.

BACA JUGA  Berikan Layanan Terbaik, BPJS Kesehatan Terus Optimalkan Pelayanan di Tengah Pandemi

Oleh karena itu,tidak hanya melakukan vaksinasi besar besaran tetapi juga mempersiapkan penginapan seperti hotel,homestay dan rumah rumah penduduk.

“Menurut informasi dari penyelenggara,setiap event seperti itu,tamu yang akan datang puluhan ribu,makanya kita siapkan segalanya”ucap Bupati

2 thoughts on “Bupati Ingatkan Masyarakat,Tak Mau Vaksin Dana PKH Ditahan”
  1. Program pemerintah ini bagus akan tetapi apakah pernah di fikirkan gmana kalau nanti vaksin ini berdampak buruk bagi masyarakat yang alergi,gmana kalau nanti vaksin itu menjadi kebutuhan pokok sebagian masyarakat yang lain sekarang memang gratis tapi nanti apakah bapak/ibuk bisa menjamin bahwa vaksin ini akan tetap gratis??
    Oke skarang bapak/ibu yang sebagai pemerintah begitu tegas dalam menentukan keputusan apakah pernah memikirkan kami dengan segala kekurangan dan kelemahan kami??
    Apakah bapak/ibu akan tetap dalam aturan yang tlah di buat??
    Sya dengar informasi kalau tidak pernah di vaksin maka tidak akan di layani segala kebutuhannya di desa apakah itu benar??
    Kalau memang itu benar bagaimana kalau orang yang tubuhnya lemah dan alergi terhadap vaksin mau membuat sktm apakah tidak akan dilayani??
    Mohon maaf bapak/ibu ( pemerintah) mungkin pendapat saya ini lucu atau tidak masuk akal menurut bapak/ibu tapi ini suara dari saya masyarakat lombok tengah mohon maaf yang sebesar²nya
    Ini suara dari saya pribadi
    #pemerintah pelayanan masyarakat
    #masyarakat peduli

    1. Untuk masyarakat yg memang memiliki penyakit yg bisa mmbhayan stlah vaksin itu akn msuk kategori TIDAK LAYAK VAKSIN dan itu ada pengecualian, yg dutargetkn disi yg layak vaksin namun enggan untuk verifikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.