News86 – Polres Lombok Tengah (Loteng) hari ini Senin (20/09) menggelar apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh rinjani.

Dalam amanatnya,Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahyono , SH.SIK.,MH.,menyampaikan bahwa 2 tahun sudah Polres Loteng melaksanakan operasi patuh dalam situasi pandemi covid-19.Nantinya dalam pelaksanaan operasi,fokus mengendalikan pandemi agar tidak meledak di daerah kabupaten Loteng ini.

“Masyarakat harus tahu saat ini,kita sudah melepaskan diri dari belenggu PPKM level 3 menjadi PPKM level 2. Itu semua berkat kerja keras kita semua.Kedepan kita masih harus terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mengajak masyarakat secara ketat menerapkan protokol kesehatan,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres, berdasarkan kalender operasi Polri yang telah ditetapkan,Polda NTB menyelenggarakan ops kepolisian ke wilayahan tingkat Polda dan Polres/ta dengan sandi “patuh Rinjani 2021” yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari 20 September sampai 3 Oktober 2021.

“Operasi Patuh Rinjani tetap mengedepankan cara humanis dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19,” ungkapnya.

Perbandingan data jumlah pelanggaran lalu lintas yang ditindak pada pelaksanaan operasi patuh rinjani-2020 sebanyak 10.806 pelanggar dibandingkan dengan periode yang sama pada pelaksanaan operasi patuh rinjani -2019 sebanyak 20.306 pelanggar. Artinya terjadi penurunan penindakan sebanyak -46 persen

“Jenis pelanggaran yang mendominasi adalah pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan helm SNI, safety belt dan pelanggaran terhadap rambu/marka jalan,” katanya.

Sementara itu,perbandingan data jumlah kasus laka lalu lintas yang terjadi pada pelaksanaan operasi patuh rinjani-2020 sebanyak 26 kasus laka dibandingkan dengan periode yang sama pada pelaksanaan operasi patuh rinjani-2019 sebanyak 33 kasus. Terjadi penurunan kasus laka sebanyak -21 persen,dari jumlah kasus laka yang terjadi dengan dominan disebabkan oleh sepeda motor dan mobil penumpang serta profesi pelaku adalah karyawan swasta dan mahasiswa/pelajar

BACA JUGA  ITDC Sukses Tetapkan Protkes saat WSBK Mandalika 2021

“Melalui operasi patuh Rinjani ini berharap dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas maupun dalam menerapkan protokol kesehatan,” tutup Kapolres.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.