News86 – Dalam upaya memberantas buta huruf hijaiyah Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Praya membuka Taman Baca di Rutan Praya dengan sasaran kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang benar-benar tidak mengenal huruf hijaiyah dan tidak bisa mengaji.

Kepala Rutan Kelas IIB Praya, Jumasih mengatakan,kegiatan ini menitikberatkan kepada warga binaan yang sama sekali belum bisa membaca Alquran dan mengenal huruf hijaiyah.

“Ini yang menjadi titik berat kami,sehingga selama ada di Rutan,mereka mampu mengenal huruf hijaiyah dan membaca iqro,” katanya, Kamis (09/09).

Antusiasme warga binaan dalam belajar huruf hijaiyah nampak jelas dari ramainya warga binaan yang hadir di perpustakaan Rutan Praya. Diantara warga binaan di Rutan Praya,diantaranya merupakan alumni pendidikan agama yang cukup mumpuni sehingga dapat membantu yang lain dalam kegiatan belajar mengajar.

Buta aksara merupakan hal yang lazim menjamur pada kalangan masyarakat usia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan pada usia remaja dan dewasa masih terdapat warga binaan yang menyandang status buta huruf.

“Disinilah letak pentingnya pendidikan itu, di zaman modern ini masih ada orang yang perlu kita bantu, yang butuh kita ajarkan untuk melek informasi. Jika kita tidak bisa membaca atau menulis bagaimana kita akan memahami informasi tersebut” ungkap Jumasih.

Kepedulian antar sesama diperlukan dalam membasmi buta huruf ini. Kesabaran dan ketekunan wajib disalurkan oleh petugas sembari mengjarkan warga binaan.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.