News86 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kabupaten Lombok Tengah ikut serta gencarkan program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi tersebut dilaksanakan di sekretariat DPD PKS, jalan Raya Praya – Kopang, Selasa (070/9).

Ketua DPD PKS Lombok Tengah, H. Lalu Abdul Kadir, S.Pd.I, mengatakan program vaksinasi dalam rangka menekan penyebaran wabah Covid-19, khususnya di Lombok Tengah.

“Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS juga telah menginstruksikan seluruh DPD untuk menggencarkan program vaksinasi demi meredam penyebaran Covid-19,” kata HL. Abdul Kadir.

Dijelaskan, sasaran penerima vaksin tidak hanya Kader PKS saja, melainkan juga simpatisan dan masyarakat umum. Untuk program vaksin tahap I kali ini, pihaknya telah menyiapkan sekitar 100 vaksin jenis Sinovac. Untuk vaksinator sendiri, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Pengadang.

“Insya Allah, vaksin tahap II akan kita laksanakan bulan depan. Hal ini kami lakukan juga untuk mendukung program pemerintah sesuai instruksi presiden No. 6 Tahun 2020, tentang pendisiplinan dan penegakan hukum dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Untuk Kader PKS sendiri, sekitar 90 persen sudah menerima vaksin. Sementara sisanya yang belum dikarenakan tidak lolos screening atau memiliki gejala penyakit.

“Antusias masyarakat untuk divaksin sangat tinggi. Kita harapkan semua pihak mensukseskan program vaksin ini agar situasi normal kembali dan berbagai perhelatan internasional yang akan berlangsung di kabupaten Lombok Tengah bisa terlaksana,” harapnya.

Sementara, ketua panitia penyelenggara program vaksin DPD PKS Lombok Tengah, Husaini, S.Pd, mengungkapkan, peserta vaksin dijaring lewat pendataan Google Foam. Pendataan sendiri dilakukan selama satu pekan.

“Untuk peserta vaksin terdiri dari kader, simpatisan dan masyarakat umum. Kader yang ikut vaksin sekitar 30 persen, sisanya simpatisan dan masyarakat umum,” terangnya.

BACA JUGA  Peta Penyebaran Vaksinasi Covid-19 wilayah Nusa Tenggara Barat

Ditekankan, peserta vaksin harus menerapkan protokol kesehatan seperti halnya menjaga jarak, memakai masker dan menggunakan hand sanitizer.

“Meski kita sudah menyiapkan masker, namun peserta vaksin tetap kita himbau untuk hadir dengan menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.