News86 – Guna meyakinkan sejauh mana progress pengerjaan fisik maupun non fisik sasaran TMMD, Dandim 1620/Loteng di damping Danramil 06/Jonggat dan perangkat desa tinjau lokasi TMMD ke-111 Kodim 1620/Loteng di desa Bonjeruk Kecamatan Jonggat Lombok Tengah.

“Peninjauan dimulai dari titik terjauh jalan baru yang sudah di buka oleh anggota satgas TMMD, hingga menyusuri dari titik ke titik dan mengecek panjang dan lebar ukuran jalan yang di buat,” tutur Dandim saat meninjau langsung lokasi TMMD di desa Bonjeruk.

Menurutnya, pelaksanaan program TMMD ke-111 tahun 2021 guna membantu percepatan pembangunan di wilayah desa Bonjeruk, diharapkan pengerjaan sasaran pada program TMMD ke-111, baik fisik maupun non fisik bisa tercapai tepat waktu dan semua berjalan lancer, sehingga program TMMD dapat dilaksanakan dengan penuh semangat untuk membina dan memupuk kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Program TMMD ini adalah wujud pengabdian TNI untuk rakyat. Diharapkan kekompakan ini terus dijaga sampai akhir pelaksanaan TMMD ke- 111 dan masyarakat bersama TNI betul-betul terasa manunggalnya,”jelasnya.

Lanjutnya selaku Dansatgas TMMD ke-111 Ia berharap program sasaran fisik yang sedang di kerjakan anggota satgas dapat memperlancar akses bagi warga desa Bonjeruk yang selama ini terisolir.

“Jalan baru ini sangat di nantikan oleh masyarakat,di samping sebagai akses transportasi juga sebagai jalur perputaran ekonomi di desa ini,”terang Dandim.

Sementara Danramil 1620-06/Jonggat Kapten Inf Martopo selaku Dansatgas wilayah saat di lokasi TMMD desa Bonjeruk menuturkan bahwa selain sasaran fisik yang di kerjakan anggota Satgas di lapangan juga melakukkan edukasi sebagai penemuan baru kepada masyarakat tentang pengolahan biji buah nagka menjadi minuman susu bergizi.

Kegiatan tersebut dilakukan guna menciptakan Stabilitas ketahanan pangan wilayah selain melaksanakan program fisik TMMD sebagai langkah untuk meningkatkan perekonomian warga, serta mewujudkan kondisi masyarakat yang sehat.

BACA JUGA  Bupati Loteng Turun Gunung Tata RSUD Praya

Danramil menjelaskan manfaat biji buah nangka sebagai bahan baku pembuatan susu nabati yang kita edukasi ke masyarakat menjadi hal positif dalam program TMMD di desa bonjeruk.

“Biji nangka merupakan biji yang dapat dikonsumsi menjadi olahan minuman bergizi seperti susu nabati, karena kaya akan kalsium dan rendah lemak,” tutur Danramil saat damping Dandim meninjau lokasi TMMD ke-111.

Harapannya, kedepan dengan adanya penemuan baru ini masyarakat bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dengan menanam pohon nangka untuk di manfaatkan, selain itu juga sebagai penghijauan karena pohon nangka merupakan penguat struktur gizi dan ekonomi keluarga jika dikelola dengan baik,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.