News86 – Memperingati hari lahir Pancasila, Pemkab Lombok Barat mengikuti upacara secara virtual. Upacara tersebut dilaksanakan di halaman Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri,Jakarta Pusat dan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) Selasa (01/06).

Upacara yang dilangsungkan secara virtual tersebut diikuti oleh Jajaran Forkompinda Seluruh Propinsi dan Kabupaten Kota di Seluruh Indonesia. Di Kabupaten Lombok Barat sendiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila dilaksanakan di Ruang Umar Maya di Gedung Putih Kantor Bupati Lombok Barat.

Upacara virtual tersebut dihadiri Oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat Dr. H. Baehaqi, Ketua DPRD Lombok Barat Hj Nurhidayah, Wakapolres Lombok Barat, Ketua Pengadilan Negeri Mataram, Asisten 2 dan 3 Setda Lombok Barat serta Kepala Bakesbangpol Lombok Barat.

Dalam upacara yang berlangsung Hidmat tersebut Presiden Jokowi yang bertindak sebagai inspektur upacara, hadir secara virtual melalui Istana Kepresidenan Bogor. Jokowi mengenakan baju adat dari Kabupaten Tanah Bumbu.

Upacara Hari Lahir Pancasila ini diikuti perwakilan TNI-Polri,tenaga kesehatan, hingga pelajar. Terlihat juga jajaran menteri yang turut hadir dalam upacara tersebut.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.

Ketua MPR Bambang Soesatyo bertugas membacakan Pancasila. Sedangkan Ketua DPR Puan Maharani membacakan teks Pembukaan UUD 1945.

Dalam amanatnya Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk dapat terus menguatkan nilai nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Presiden mengatakan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia tidak mudah.

“Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini berdiri. Namun tantangan yang dihadapi Pancasila tidaklah semakin ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan,” kata Jokowi.

BACA JUGA  Kapolres Loteng Langsung Terjun Tegur Sopir Fuso Terobos Trafict Light

Jokowi meminta semua pihak waspada terkait rivalitas antar nilai dan ideologi. Termasuk soal meningkatnya ideologi transnasional di era disrupsi teknologi ini. Presiden dua periode ini mengatakan ideologi transnasional radikal kini cenderung semakin mudah menyebar ke seluruh kalangan.

Menurut Jokowi, penyebaran ideologi transnasional ini bisa melampaui standar normal. Ia mengatakan ketika konektivitas 5G melanda dunia maka interaksi dunia juga akan semakin mudah dan cepat. Kemudahan ini bisa digunakan ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia, ke seluruh kalangan dan ke seluruh usia, tidak mengenal lokasi dan waktu.

“Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini,” tutur Jokowi.

Untuk mengatasi hal ini pendalaman nilai-nilai Pancasila tak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. Ia memandang perlu cara-cara baru yang luar biasa agar Pancasila dimanfaatkan dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia juga menambahkan bahwa Pancasila harus menjadi fondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saya mengajak seluruh aparat pemerintah tokoh agama, tokoh masyarakat para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif untuk memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tutur Jokowi.

Sementara itu Sekretaris Daerah Lombok Barat Dr. H. Baehaqi ditemui usai acara mengatakan bahwa momentum peringatan hari lahir pancasila ini diharapkan dapat membangkitkan jiwa nasionalisme dan persatuan masyarakat dalam upaya melaksanakan kerja keras menghadapi pandemi covid19 dan dampak covid19.

Dengan persatuan dan kebersamaan ini diharapkan kita dapat melalui musibah covid19 ini dengan kesabaran dan penuh rasa solidaritas.

“Semoga momentum ini dapat menyatukan kita bersama dan hilangkan berbagai polarisasi di masyarakat sebab kita butuh kebersamaan dan persatuan dalam menghadapi covid19 ini”ujarnya.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.