News86 – Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri SIP memanggil Dinas terkait untuk membahas masalah relokasi pasar Renteng.

Bertempat di Ballroom lantai 5 kantor Bupati Lombok Tengah dan dihadiri Plt Sekda L.Idham Halid.Kadis PUPR Loteng L Firman Wijaya.Kadis Perindag H.Saman.

Kadis Perindag Loteng H.Saman saat melaporkan kondisi terakhir persiapan relokasi mengatakan persiapan untuk relokasi pedagang saat ini sudah matang dan sudah disosialisasikan.

Selain itu juga sudah dilakukan penataan sesuai kebutuhan dan zonasi,publikasi atau uji publik kepada pedagang yang akan ditempatkan pun sudah dilakukan termasuk pembuatan SK pedagang sudah selesai.

“Kewajiban pedagang sudah kita lakukan dan tinggal pencabutan lot dan akan ditempelkan sesuai lot” ujar Saman.

Sedangkan,Kadis PUPR Loteng L.Firman Wijaya mengungkapkan,sebanyak 1719 orang yang tercatat,namun setelah diverifikasi lagi maka hanya 1637 yang tercover.

Perlu diketahui bahwa penempatan pedagang pasar Renteng sesuai zonasi komoditinya atau penempatannya pedagang disesuaikan dengan yang dijualnya.

Untuk komoditi yang jual kebutuhan sehari hari di tempatkan di lantai dua sedangkan untuk lantai satu bagi pedagang yang tidak dibutuhkan sehari hari.jelas Firman

Sedangkan untuk pencabutan lot akan dilaksanakan sesuai yang sudah dipersiapkan dimana nanti akan ada 4 meja dengan peruntukan masing masing, “caranya siapkan 4 meja, meja pertama daftar ulang,meja kedua cabut lot,meja 3 tanda tangan kontrak,materi kontrak sudah kita sosilasikan,terakhir penyerahan konci.Tanggal 20 – 23 Mei ini cabut lotnya sebelum relokasi yang Insya Allah akan dilaksanakan tanggal 28” ujarnya.

Sementara itu,Bupati Lombok Tengah HL.Pathul Bahri SIP meminta kepada Kadis Perindag untuk menjadwalkan relokasi pada hari Jumat tanggal 28 Mei 2021,” Jumat adalah hari baik untuk langsung pindah” ujar Bupati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.