News86 – Pemda Kabupaten Lombok Tengah,berencana menggunakan hasil tenunan untuk dijadikan pakaian dinas.Penggunaan baju tenun khas Lombok Tengah akan di pakai pada setiap hari Selasa.

“Hanya hari Selasa ada celah kita pakai pakaian tenun, hari yang lain sudah terisi semua” ungkap Bupati Lombok Tengah HL.Pathul Bahri SIP dalam sambutannya saat penandatanganan berita acara hasil uji petik penilaian mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, NTB Kamis (29/04).

Menurut Bupati Pathul pemerintah daerah berkewajiban mengembangkan usaha industri produktif masyarakat disegala bidang baik industri olahan, sampai industri lain tenun.

Dengan menggunakan hasil tenunan pengerajin tenun songket Kabupaten Lombok Tengah,maka pemerintah telah berupaya untuk memajukan industri IKM dan UKM di Kabupaten Lombok Tengah.

Perlu masyarakat tahu bahwa Ini adalah salah satu upaya kita (Pemkab) mengembangkan industri rumah tangga di kabupaten Lombok Tengah.ucap Bupati

Bupati juga menegaskan untuk mewujudkan hal itu maka diperlukan regulasi ataupun peraturan Bupati yang mengatur tentang penggunaan pakaian dinas kerja tersebut

“Apapun yang kita inginkan jika tak disertai dengan peraturan Bupati maka tidak akan bisa jalan,maka perbup harus kita segerakan” jelasnya. 

Untuk itu Bupati akan segera memanggil pihak pihak terkait untuk membahas hal itu. “Nanti kita rapatkan dengan semua pihak terkait.ungkap Bupati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.