News86 – Kemenparekraf RI melalui PMK3I bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah,mulai hari ini melaksanakan input data potensi untuk 3 subsektor industri di Lombok Tengah,yakni subsektor Kriya, Kuliner dan Budaya.

Hal tersebut bertujuan dalam upaya pemetaan potensi industri di Kabupaten Lombok Tengah,sehingga nantinya akan dijadikan industri unggulan di Lombok Tengah.

Hasil pemetaan potensi ini juga nantinya akan di seminarkan melalui FGD (Focus Group Discusion) dan selanjutnya akan di buat komitmen MoU dengan pemerintah daerah Lombok Tengah sebagai acuan pengembangan industri di Lombok Tengah.

Kunjungan pertama hari ini di Prima Jajen Cake & Bakery berlokasi di Praya sekaligus melakukan wawancara terkait perkembangan usaha kuliner. Nurmaini Prima Suyatni, SP selaku pemilik sekaligus Kordinator Olahan Agro forum IKM Lombok Tengah memaparkan beberapa potensi kuliner di Lombok Tengah termasuk beberapa kendala dan keinginan para pelaku kuliner di Lombok Tengah antara lain Desain kemasan,mutu produk,legalitas dan tempat berjualan khusus untuk produk IKM Lombok Tengah.

Kemudian dari PMK3I Kemenparekraf Fahira menyatakan data audiensi kita hari ini akan kita buat menjadi bahan kajian di FGD kemudian hasilnya akan kita tuangkan dalam draf MoU dengan Pemda Lombok Tengah.

Lebih lanjut Fahira memaparkan MoU tersebut akan kita bawa ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI di Jakarta sebagai acuan penyusunan program prioritas pengembangan industri di Lombok Tengah

Setelah dari Jajen Prima, dilanjutkan ke pengerajin rotan ketak dan beberapa lokasi kriya termasuk ke beberapa desa wisata yang ada di Lombok Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.