News86 – Polsek Kopang bersama Forum Komunikasi Pemerintah Kecamatan (Forkopimca) Kecamatan Kopang Lombok Tengah (Loteng).

Dan dua Desa yakni Desa Kopang Rembiga dan Desa Muntung Gamang Kecamatan Kopang,menggelar pelatihan bersama menyambut dimulainya proyek padat karya.

Kapolsek Kopang AKP Suherdi mengatakan,seiring kemajuan teknologi saat ini,tentunya diperlukan keahlian dibidang masing masing,termasuk para tukang ataupun tenaga kerja.

Sehingga dengan keahlian tersebut, nantinya tidak menjadi tukang dan tenaga kerja terbelakang, termasuk dalam proyek program padat karya di Kecamatan Kopang.

“Program seperti ini sangat kita dukung,apalagi sekarang di era kemajuan zaman. Kita dituntut untuk serba bisa, sehingga kita bisa menjadi tukang dan tenaga kerja yang berkualitas, dan program padat karya ini tepat sasaran,” kata AKP Herdi

Lebih lanjut dikatakan,selain menjaga dan meningkatkan keamanan di masing masing wilayah,juga tidak kalah pentingnya harus kondusif,lebihnya lagi situasi pandemi Covid-19.

“Aparat kepolisian sudah ada di masing masing desa dan kelurahan. Di desa ada namanya kamtibmas, silahkan jika ada masalah jangan sungkan sungkan untuk laporkan,” pintanya

Ia menambahkan, saat ini kita sedang di bulan puasa dan yang terpenting bagaimana kita meningkatkan dan ketahanan ekonomi produktif melalui UMKM yang ada.

Termasuk kita sama-sama memberikan pemahaman kepada keluarga anak kita untuk tidak membunyikan petasan yang dapat mengganggu ibadah dan membahayakan kita semua.

Ia menambahkan,dampak covid-19 saat ini yang ada di wilayah kita terus berkembang termasuk yang meninggal dunia setiap hari selalu bertambah,dengan demikian pada kesempatan ini pihaknya berharap agar masyarakat harus taat protokol kesehatan,sesuai intruksi bapak Presiden demi keselamatan bersama karena masih banyak keluarga kita yang tidak percaya dengan adanya covid-19 ini.ucap Kapolsek

BACA JUGA  Rayakan HUT Ke -76 TNI,Kodim 1620/Loteng Gelar Doa Bersama

Sedangkan,Kades Kopang Rembiga Widianto mengatakan kegiatan ini dinamakan Bantuan Pemerintah Untuk Masyarakat (BPM) dan Cash For Work (CFW).

Peserta berasal dari masing masing dusun,ada yang mewakili dan itu nantinya mereka akan mengembangkan kepada yang lain demi peningkatan kampung dan pembangunan desa.

“Program ini tetap mengacu pada aturan covid-19, jadi selama pelatihan tetap sesuai Protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu,Camat Kopang Lalu Sarkin Junaidi S.Sos MS.i mengatakan,bantuan pemerintah untuk masyarakat dari Bank Dunia,dimana dari 139 Desa di Kabupaten Lombok Tengah, Kecamatan Kopang terpilih 2 desa yaitu Kopang Rembiga dan Montong Gamang.Sehingga kita patut bersyukur diberikan kepercayaan oleh pemerintah.

Masyarakat harus tahu bahwa pemerintah pusat banyak meluncurkan program,namun saat ini kita di coba dengan biaya 300 juta,sehingga jika dua desa ini bisa sukses maka kemungkinan program yang lain akan diberikan,karena program fisik saat ini kita tidak mengetahui mengingat situasi covid 19,dimana semua instansi termasuk kecamatan terkena pemangkasan anggaran untuk pembelian vaksin meski kita diberikan suntik vaksin gratis.papar Camat

Hadir dalam kegiatan tersebut
Camat Kopang,Kapolsek Kopang, PUPR BPPW NTB,Kades Kopang Rembiga,KSM, BKM, Tim Fasilitator dan Peserta pelatihan 30 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.