News86 – Forum Kepala Desa Se Lombok Tengah hari ini Selasa (06/04) mendatangi dinas Pariwisata Lombok Tengah,kedatangannya guna mempertanyakan setiap program yang disalurkan kepada masyarakat tidak pernah berkoordinasi dulu kepada kepala desa.

” Kami pemerintah desa di Lombok Tengah mengeluhkan,setiap pelaksanaan program pemerintah pusat.pemerintah provinsi,terlebih pemerintah daerah khususnya program dinas Pariwisata Lombok Tengah tidak pernah diberitahukan.Ujuk-ujuk sudah ada di desa kami,” sindir Ketua Forum Kepala Desa (FKD) Loteng Suasto Hadiputro Armin kepada awak media.

Dikatakan Suasto,persoalan itu kemudian menjadi masalah ditingkat akar rumput.Warga mengira program yang dimaksud dari pemerintah desa. Sehingga ketika ada persoalan yang di demo pemerintah desa.

Ini yang kita tidak inginkan,Parahnya lagi,begitu fisik program itu berdiri, kondisinya terbengkalai,tidak dimanfaatkan.“Tolong koordinasikan dulu dengan kami dong jangan asal main loncat saja,” tegas Suaso,

Suarso yang juga kepala desa Ungga hari ini didampingi kepala Desa Rambitan Lalu Minaksa dan kades Selong Belanak Lalu Yahya mendatangi dinas Pariwisata Lombok Tengah mempertanyakan kenapa dan apa maksudnya tidak berkoordinasi.

Sedangkan,Kades Rambitan Lalu Minakse menambahkan kedatangan kami ke dinas Pariwisata Lombok Tengah ini mau bertemu Sekertaris atau Kabid,guna menanyakan kenapa setiap program dinas ini tidak pernah berkoordinasi dengan kepala desa,langsung nyelonong tanpa memberitahu dulu.nanti kalau ada masalah buntut – buntutnya kepala desa yang di demo.

Hari ini di dinas Pariwusata Lombok Tengah tidak ada yang bisa kita temui hanya ada Kabid Kebudayaan,namun tidak bisa memberikan jawaban.ucap Kades

Saat ini MotoGP dan Superbike sedang digaungkan,banyak proyek-proyek ikutan lainnya menyasar desa-desa penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Seperti pembangunan infrastruktur jalan desa,jembatan hingga homestay.Disatu sisi, pemerintah desa tidak mengetahuinya.tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.