News86  – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Lombok, NTB, berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pembangunan The Mandalika yang saat ini merupakan satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan membangun akomodasi berbintang yaitu Hotel Pullman Mandalika untuk menambah fasilitas pariwisata dan amenitas di dalam kawasan.
Proyek Hotel Pullman Mandalika merupakan hotel dengan standar bintang 5 dibangun diatas lahan selu-
as 27.000 m2 dengan jumlah 257 kamar terdiri dari 27 vila dan 230 kamar building serta terletak di dekat
West Gate, Kuta Beach Park, The Mandalika. Total investasi untuk pembangunan hotel ini mencapai Rp
709 Miliar yang meliputi pembiayaan konsultan, konstruksi, dan management reserve.

Hotel ini nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang rapat, restoran, kolam renang, pool bar, gym dan spa, serta musala.
Saat ini, progres pembangunan hotel telah mencapai 39,3 persen yang merupakan akumulasi dari pekerjaan
Struktur, Arsitektur, dan Plumbing (SAP) dan non SAP. Pekerjaan SAP sendiri telah mencapai progres
69,7 persen,meliputi pekerjaan pembangunan hotel, garden dan beach villa, spa dan gym, lobby, arrival hall,MICE, musala, restoran, dan pekerjaan luar.

Sementara pekerjaan non SAP yang baru berjalan antara lain
pekerjaan persiapan, interior, signage, landscape, laundry, kitchen, mechanical electrical, dan art work.
ITDC menargetkan Hotel Pullman Mandalika ini dapat mulai beroperasi sebagian pada Kuartal IV 2021.


ITDC memantau secara ketat proses pembangunan hotel ini melalui anak usaha PT ITDC Nusantara Prop-
erti (INP) yang bekerja sama dengan kontraktor PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung), anak usaha PT Wijaya Karya (Persero).

BACA JUGA  Satu Rumah Warga Di Kecamatan Pujut Terbakar


Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro mengatakan, “Selain terus membangun infrastruk-
tur kawasan, kami juga fokus dalam merealisasikan investasi untuk pembangunan akomodasi berbintang
di The Mandalika.

Hal ini untuk meningkatkan daya tarik kawasan bagi investor sehingga dapat menarik semakin banyak investasi masuk ke The Mandalika, dan nantinya, kita (ITDC dan investor) bisa bersama-sama mempercepat pembangunan The Mandalika.”


“Percepatan pembangunan Hotel Pullman Mandalika ini juga dalam rangka mewujudkan quick wins The
Mandalika menjadi Destinasi Sport Tourism baru di Indonesia, mengingat tren kunjungan wisatawan dan
aktivitas wisata yang kami perkirakan akan meningkat sejalan dengan normalisasi pariwisata setelah
proses vaskinasi COVID-19 selesai,” imbuh Bram.


Langkah ini sejalan dengan arahan yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif San-
diaga Uno dalam kunjungannya ke The Mandalika beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut,
Menparekraf sempat melakukan triathlon trial sebagai bagian dari persiapan komunitas sport tourism
untuk mulai menggunakan The Mandalika sebagai DPSP yang difokuskan untuk sport tourism sebagai quick winsnya.

“Saat itu, Menparekraf telah menyampaikan bahwa The Mandalika adalah tempat yang
layak untuk melakukan kegiatan wisata olahraga atau sport tourism, karena ketersediaan infrastrukturnya. Kami siap menyambut kepercayaan ini dan siap mendukung sport tourism events yang akan dise-
lenggarakan di The Mandalika,” tambah Bram.


Pembangunan proyek Hotel Pullman Mandalika ini juga telah membuka peluang kerja bagi masyarakat
sekitar. Selama masa pra konstruksi hingga konstruksi, proyek ini telah menyerap tenaga kerja sebanyak
734 orang yang sebagian besar adalah tenaga kerja lokal. Kedepannya, Hotel Pullman Mandalika diperkirakan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak lebih dari 380 orang saat sudah beroperasi penuh.

BACA JUGA  Kodim Loteng dan Polres Gelar Patroli Bersama Ciptakan Rasa Aman Masa Tenang


“Melalui proyek pembangunan akomodasi seperti Hotel Pullman di Kawasan The Mandalika tentunya
dapat membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat lokal di sekitar The Mandalika.

Sehingga,kami harap masyarakat dapat mulai mempersiapkan diri untuk berpartisipasi menjadi bagian dari tenaga kerja saat Pullman dan akomodasi lain serupa sudah beroperasi,” tutup Bram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.