News86 – Jum’at (05/03) pukul 09.30 Wita bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah telah berlangsung kegiatan upaya pelaksanaan perdamaian sehubungan dengan perkara terdakwa Hultiah dan kawan – kawan dalam tindak pidana pengerusakan Gudang Tembakau miliki H.M Suardi.

Dalam kegiatan tersebut hadir langsung Otto Sompotan,SH.,MH. Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Kapolres Lombok Tengah diwakili Samsul Bahri,Umalin Harahap,Iptu Samsul Bahri dan Aipda Jumalin Harahap,H.Muliardi Yunus Kepala Dinas P3A PP & KB Lombok Tengah,serta kedua belah pihak HM.Suardi sebagai korban,para terdakwa Hultiah,Nurul Hidayah Alias Inaq Alpin,Martini Alias Inaq Abi yang didampingi oleh Penasehat Hukum Ali Usman Ahim serta hadir pula Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah,Otto Sompotan SH.MH.menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran para pihak bersama masing-masing penasehat hukum dan keluarganya,dalam upaya untuk melaksanakan proses perdamaian sebagai langkah awal menuju Restoratif Justice dan Kejari Loteng memfasilitasi kedua belah pihak.Kata Kajari

Selanjutnya,Kajari menyerahkan pada Kasi Pidum dan para Jaksa selaku fasilitator untuk memandu kedua belah pihak sebagaimana Surat Perintah untuk memfasilitasi proses Perdamaian Berdasarkan Keadilan Restoratif Nomor: PRINT- 502/N.2.11/Eku.2/03/2021 tanggal 03 Maret 2021 dan Putusan Perkara No 37/pid.B/PN. Pya tanggal 01 Maret 2021;

Masyarakat harus tahu bahwa,kedua belah pihak bersedia untuk berdamai dan saling memaafkan tanpa ada paksaan dari pihak manapun kemudian yang selanjutnya dituangkan dalam Surat Perdamaian,setelah itu Jaksa fasilitator membacakan Surat Perdamaian tersebut bahwa telah tercapai kesepakatan tanpa syarat, yang disaksikan oleh Penasehat Hukum masing masing.


Setelah itu dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Perdamaian oleh para pihak yakni pihak korban dan pihak para terdakwa dengan penasihat hukum masing-masing kemudian ditandatangani pula oleh Tokoh masyarakat,pihak Kepolisian Polres Loteng dan Kepala Dinas P3A PP dan KB.Lombok Tengah.

BACA JUGA  Geger Bayi Di Temukan di Areal Pemakaman

Setelah penandatanganan tersebut, kedua belah pihak saling menjabat tangan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan kegiatan berakhir selanjutnya para pihak meninggalkan Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah.

Upaya perdamaian antara Hultiah dan kawan – kawan dengan HM Suardi terkait dengan perkara tindak pidana pengerusakan Gudang Tembakau tersebut merupakan langkah awal bentuk penegakan hukum secara Restorative Justice yang merupakan permintaan dari kedua belah pihak setelah Majelis Hakim Membacakan Putusan Sela.

Hasil perdamian tersebut merupakan langkah awal dan Penuntut Umum pada Kejari Loteng akan melakukan ekspose dengan Jaksa Agung Muda Pidana Umum untuk persetujuan Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif yang akan dilaksanakan dalam pekan depan.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.