News86 _ Jelang menunggu kepastian pemberangkatan, penyelenggaraan dan pengumuman keberangkatan ibadah haji tahun 2021.Kementerian Agama kabupaten Lombok Tengah melakukan berbagai persiapan.

Salah satu persiapan yang dilakukan di kantor Kemenag Lombok Tengah,yakni, melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah dalam meningkatkan kualitas para pembimbing yang sudah tersertifikasi sesuai standar Kementerian Agama.

Hari ini di adakan bimbingan Manasik dan pemberangkatan Haji Kementerian Agama Lombok Tengah di hadiri oleh Kepala Kementerian Agama Lombok Tengah H.Zamroni Aziz SHi,MH ,12 Kepala KUA Se kecamatan Lombok Tengah,Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat.

H.Zamroni Aziz SH MH saat memberikan materi dan membuka kegiatan ini mrngungkapkan,Kemenag dalam hal ini Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah tetap fokus dalam pelayanan manasik di tiap tiap KUA,KBIH dengan tetap menerapkan proses kelengkapan pemberkasan sebelum keberangkatan.

Untuk mencapai hal itu salah satu inovasi yang dilakukan adalah menghadirkan manasik pembinaan bagi Kepala KUA dan Pengurus KBIH sepanjang tahun bagi jemaah haji.

“Tentu yang harus dipersiapkan untuk manasik sepanjang tahun adalah kualitas dari pembimbing manasik haji.Mereka harus mumpuni melalui sertifikasi,” Ujar H.Zamroni Aziz

Dikatakan,Kakanmenag Loteng sertifikasi sudah dilakukan sejak tahun 2011 lalu.Menjadi pembimbing manasik haji dan petugas ibadah haji harus melalui proses sertifikasi.

Setelah melalui proses tersebut mereka diharap dapat memberikan pembinaan yang maksimal kepada jamaah haji.

Dikatakan juga,Penyelenggaraan sertifikasi pembimbing manasik haji disebut sudah menjadi standar kerja sama antara Ditjen PHU Kemenag dengan IAIN dan UIN di seluruh Indonesia.

“Inovasi manasik sepanjang tahun ini juga mengharapkan pembimbing mempunyai akhlak yang baik, pengetahuan fiqih serta memahami regulasi yang berkaitan dengan haji bukan hanya sebatas selembaran yang mempunyai keabsahan sebagai pembimbing yang mempunyai sertifikat resmi dari Kementerian Agama, pembimbing harus tahu tanggung jawab yang diemban,”Ujarnya

BACA JUGA  Kompak, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Pendem Bantu Pemulangan Jenazah TKI Asal Janapria Ke Rumah Duka

Dilanjutkan,Kepada KBIH yang ada di Kabupaten Lombok Tengah,untuk melakukan koordinasi dengan KUA setempat.Hal ini berkaitan dengan penyelenggaraan manasik haji dan harus diketahui bahwa yang menjadi tanggung jawab dalam pelaksanaan ibadah haji di daerah dan di tingkat Provinsi.

H.Zamroni Aziz menegaskan akan menjadi sia-sia apabila kemampuan penguasaan materi tidak sejalan dengan akhlak yang baik yang dimiliki pembimbing ibadah haji.

Di harapkan kepada kepala KUA yang hadir harus menguasasi setiap proses persiapan perjalanan haji,terlebih dan telah menjadi rutinitas sebelum keberangkatan seluruh jamaah haji di tiap kecamatan pasti akan mendapatkan bimbingan tentang manasik Haji di KUA tiap tiap kecamatan.

Sehebat apapun kemampuan menguasai materi haji namun jika akhlak tidak diutamakan maka akan sia-sia.Zamroni juga mengatakan jangan sampai banyaknya jumlah pembimbing namun minim dalam kualitas,

“Jumlah pembimbing juga harus sebanding dengan kualitas bimbingan sebagai jaminan kepada pelayanan kepada jemaah haji,”Terangnya,(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.