News86 –  Kementerian Agama Kabupaten  Lombok Tengah melalui Seksi Bimas Islam melaksanakan pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS serta Penyuluh Agama islam Non PNS tahun 2021

Bertempat di Ballroom Hotel Grend Royal Batujai Lombok Tengah Rabu (10/02) peserta berjumlah 104 orang Non PNS dan 6 orang Penyuluh PNS serta 10 Orang dengan total jumlah 110 Penyuluh Agama islam baik yang PNS ataupun Non PNS di Lingkup Kementerian Agama Lombok Tengah dengan tetap Menaati Protokoler Kesehatan.

Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS yang baru pada rekrutmen Tahun 2019 untuk periode tahun 2020 s/d 2024 terkait memberikan pembinaan pelaporan kegiatan penyuluh dan dakwah yang dilaksanakan, hal ini dilakukan sebagai wujud dari tertib administrasi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah H.Zamroni Aziz SHI dalam sambutannya mengatakan tugas penyuluh Agama Islam saat ini dihadapkan pada suatu kondisi masyarakat yang berubah dengan cepat yang mengarah pada masyarakat fungsional, masyarakat teknologis, masyarakat teknologi dan sumber informasi.

Dengan demikian setiap penyuluh agama Islam mesti secara terus menerus meningkatkan pengetahuan, wawasan dan pengembangan diri serta teknik dalam penyampaian ke masyarakat sehingga ada korelasi faktual terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.Kata Zamroni

Sebelum menutup sambutannya Kakankemenag mengharap kepada para penyuluh untuk melaksanakan tupoksinya diantaranya adalah memberantas buta huruf Al Quran, memberi penyuluhan tentang keluarga sakinah, zakat dan wakaf, produk halal, kerukunan umat beragama, dan memberikan penyuluhan bahaya radikalisme serta bahaya Napza ( Narkotika, Psikotripika, zat adiktif lainnya

Terlebih penyuluh Agama Islam di harapkan sebagai agen dalam berbuat kebaikan,kemaslahatan untuk umat dan di harapkan selalu mengkampanyekan Protokol Kesahatan 5 M mengingat saat ini masih merbaknya penyebaran Covid19.

BACA JUGA  Gandeng MIN 1 Lombok Tengah Bank NTB Syariah Lounching Program Tabungan Simpel

Kakanmenag Lombok Tengah untuk Penyuluh Agama Islam di bawah binaan untuk ikut membantu dan mengedepankan program pemerintah dalam hal memutus mata rantai penyebaran Covid19 ini dengan tetap menaati Protokoler kesehatan.

Sementara itu Ketua Kelompok Penyuluh ‘Pokjaluh’ Kemenag Lombok Tengah Nurhamsy Kurniawan SH .M.H  mengatakan Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyampaian Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemenag NTB ,kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS pada rekrutmen Tahun 2019 untuk periode tahun 2020 s/d 2024.

Lebih lanjut Nurhamsyi menyampaikan tantangan para Penyuluh Agama Islam tidaklah ringanTentunya akan melalui proses yang diawali dengan pembinaan diri pribadi dan keluarga.

Setelah itu baru meningkat pada pembinaan masyarakat.oleh karena itu,penyuluh agama Islam harus bisa menjadi suri teladan yang baik di masyarakat.

Selanjutnya Muhlis juga mengingatkan kepada para penyuluh disamping memberikan kajian-kajian ilmu dan pemahaman agama,untuk selalu memberikan pembinaan terhadap pelaksanaan ibadah yang sifatnya praktis dan fleksibel seperti melaksanakan ibadah shalat, Jamak dan Qasar ketika sedang melakukan perjalanan dan kegiatan Magrib Mengaji.

Selain di Ikuti oleh 110 Orang Penyuluh baik PNS maupun Non PNS kegiatan ini juga di hadiri oleh seluruh Kepala KUA Kecamatan Se Kab.Lombok Tengah,Tokoh Agama dan Masyarakat di kabupaten Lombok Tengah.( Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.