News86 – Lebih terlambat dari pada tidak sama sekali. Tidak ada orang yang tidak punya masa lalu, dan tidak ada orang yang tidak punya masa depan. Kata itu mungkin yang dapat menggambarkan kondisi Warga Binaan Pemasyarakatan saat ini.

Sejak diberlakukannya penutupan kunjungan sementara terhadap warga binaan demi mencegah penyebaran virus corona, Rutan Kelas IIB Praya terus memberikan berbagai upaya agar warga binaan yang menjalani masa pidana di dalam tidak merasa stres. Salah satunya dengan memberi berbagai macam pembinaan seperti belajar mengaji.

Berlangsung di dalam Musholla At-Taubah Rutan Kelas IIB Praya, Beberapa warga binaan mengikuti pelajaran mengaji.

Kegiatan ini disambut antusias oleh beberapa warga binaan yang memiliki minat untuk bisa membaca Al-qur’an sebelum keluar dari Rutan.

Kepala Rutan Kelas IIB Praya, Jumasih, mengucap rasa syukur saat menyaksikan kegiatan tersebut.

Program Pembinaan Keagamaan yang menjadi primadona di Rutan Praya ini sudah menjelma menjadi kebiasaan yang sangat sulit untuk dilepaskan dari warga binaan maupun Tahanan yang masuk ke dalam Rutan Praya. Sebagian besar dari kegiatan ini bisa dijalani dengan ikhlas oleh warga binaan dengan niat ingin lancar membaca Al-qur’an.

Tak lupa, Jumasih juga mengucapkan rasa terima kasih kepada para jajarannya yang telah memberi berbagai macam pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan, khususnya di bidang keagamaan dalam membentuk pribadi yang lebih baik lagi.(Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.