Loteng,News86- Pansus I Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat  NTB melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama Lombok Tengah,Senin (25/01) Pagi).

Kunjungan kerja anggota Pansus I tersebut dipimpin TGH Hazmi Hamzar berserta  rombongan tersebut diterima langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Lombok Tengah H.Zamroni Aziz SHI,MH dan Kasi PD Pontren H.M Azuddin M.Pd dan seluruh tamu undangan yang hadir di Aula Kanmenag Lombok Tengah.

Kakankemenag H.Zamroni Aziz SHi,MH dalam sambutannya mengungkapkanJazakumullah Hairran kasirt atas kehadiran anggota Pansus I DPRD Prov NTB di Kanmenag Lombok Tengah

Ini merupakan bagian dari rahmah karena dalam suasana hujan dapat menerima wakilr rakyat pemerhati Pondok Pesantren di parlemen,Allhamdullillah yang hadir juga hari ini merupakan perwakilan dari ponpes yang ada di Lombok Tengah yang tergabung dalam FKSPP Loteng,Kata Kepala Kanmenaq

Dikatakannya,sejumlah lembaga Pendidikan yang ada di bawah Kementerian AgamaL Lombok Tengah di antaranya RA sebanyak 299,MI Negeri 4 swasta 296,MTs negeri sebanyak 6 dan Swasta sebanyak 286,jumlah Pondok Pesantren sebanyak 275 dan kategori umum lembaga Pondok Pesantren salafiah Wustha Ulha sebanyak 29 lembga,TPQ 1408 Dininiyah 615 dalam sambutan pembuka oleh H.Zamroni Aziz.

Sementara TGH Hazmi Hamzar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kakanwil yang sudah menerima kunjungan kerja tersebut.Kementerian Agama Lombok Tengah melalui seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Anggota DPRD Prov NTB. Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus dialog tentang Undang-undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren (UU Pesantren).

Sedangkan,Juru bicara Pansus 1 DPRD Prov NTB  Dr H Muhaimin mengatakan sangat mengapresiasi atas sambutan dari Kemenag Lombok Tengah ini apalagi terkait dengan bidang kepesantrenan..Ditambahkan ketertarikannya dengan UU Pesantren dan menanyakan lebih lanjut tentang beberapa hal terkait UU Pesantren diantaranya kedudukan Pesantren pasca lahirmya UU pesantren termasuk pendanaan pesantren dan pertanyaan yang cukup menarik lainnya soal bagaimana lulusan pesantren apakah alumninya mampu bersaing memajukan bangsa negara dan Agama di Republik Indonesia ini

BACA JUGA  Hafidzoh Ponpes AL - Irsyad Gentang, Terpilih Sebagai Santri Berprestasi Madrasah Award 2021

Dalam kesempatan tersebut Kasi PD Pontren H.M Azuddin M.Pd mengharapkan dukungan yang positif dari DPRD Prov NTB sesuai dengan kapasitas dan kewenangannya sehingga terdapat sinergi yang baik dalam memajukan pesantren khususnya di kabupaten Lombok Tengah dan di harapkan Pemprov NTB dan Pemda Lombok Tengah ikut memajukan Pondok Pesantren dan Madrasah

Pertemuan dan dialog yang berlangsung hangat dan dinamis ini diakhiri dengan penyerahan dan pengalungan kain songket sebagai kenang– kenangan dari Kemenag Lombok Tengah kepada seluruh Anggota Pansus 1 DPRD Prov NTB. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.