Loteng,News86 – Pertimbangan Perpres 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan adalah bahwa untuk menjaga kualitas dan kesinambungan program Jaminan Kesehatan,

Kebijakan pendanaan Jaminan Kesehatan termasuk kebijakan Iuran perlu disinergikan dengan kebijakan keuangan negara secara proporsional dan berkeadilan serta dengan memperhatikan pertimbangan dan amar Putusan Mahkamah Agung Nomor 7 P/HUM/2020

Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, beberapa ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan perlu disesuaikan

Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Presiden tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan;

Sebanyak 176 Kepala Madrasah (MA), baik negeri swasta Se Lombok Tengah (Loteng),Mengikuti Sosialisasi Perpers Nomor 64 terkait Jaminan kesehatan dan pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Loteng dan BPJS. 

Sosialisasi perdana Madrasah Lingkup Kemenag Lombok Tengah yang di mulai dari Tingkat MA.

Untuk sosialisasi dan pembinaan tingkat MA ini bertempat di Ponpes Darussalimin NW Sengkol Mantang Kecamatan Batukliang Loteng.

Kakanmenag Loteng H.Zamroni Aziz mengatakan masalah urusan Madrasah atau urusan dibawah Kemenag,pihaknya siap 24 jam melayani.Sebab sebagai seorang pimpinan harus siap dimanapun dan kapanpun.

“Kalau masih malas – malas, ia jangan mau jadi didepan,makanya saya siap melayani seluruh urusan dibawah Kemenang,”Katanya.

Sementara itu,Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Loteng H.Muliadi mengatakan Perpres 64 adalah keberkahan bagi guru,sebab jika mendaftar melalui jalur mandiri, yang akan dibayar setiap bulannya Rp 60,sedangkan melalui jalur Insentif guru, hanya di potong Rp 22 ribu perbulannya.

BACA JUGA  Info Penanganan Pasien Positif Covid 19 Kabupaten Lombok Tengah

Dan, itu bukan untuk satu orang saja, namun itu untuk 5 keluarga,misalnya saja untuk diri sendiri,istri dan tiga orang anak.

“Aturan ini benar benar sangat bermanfaat,disamping lebih murah dan kartu itu menanggung lima orang keluarga,jadi marilah kita syukuri bersama,” pintanya.

Selanjutnya,usai sosialisasi dan pembinaan ini,masing masing Kepala Madrasah,dimohon untuk mengumpulkan berkas nama – nama guru,yang tercatat menerima program sertifikasi ataupun Insentif guru.

Nantinya,akan diserahkan ke BPJS dan seterusnya akan di buatkan kartu.

Sementara itu,Kepala Bagian Pengawasan BPJS Loteng Gilang mengaku,Perpres ini benar benar telah memberikan manfaat bagi masyarakat Se Indonesia,khususnya bagi guru honorer yang ada di Kemenag Loteng.

“Kita harus mensyukuri lahirnya Perpres ini,sebab telah memberikan kemudahan bagi kita semua secara umum,”Katanya.

Untuk di ketahui Sosialisasi Tentang Perpres 64 tahun 2020 ini akan berjenjang mulai dari Tingkat MA,MTs,MI dan RA lingkup Kemenag Lombok Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.