Loteng,News86 – Jumlah pergerakan penumpang di Bandara Lombok pada Triwulan IV 2020 mengalami peningkatan yang sangat positif, yaitu tumbuh sampai 72 persen jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, yaitu dari 204.632 penumpang pada Juli-September 2020 menjadi 351.833 penumpang pada kurun waktu Oktober-Desember 2020.

“Pergerakan pesawat dan kargo juga menunjukkan tren yang sangat positif pada tiga bulan terakhir di tahun 2020. Pergerakan pesawat naik 52,6 persen, dari 2.904 pergerakan menjadi 4.434 pergerakan, sementara kargo meningkat 25,8 persen, dari 2,1 juta kilogram menjadi 2,7 juta kilogram kargo di Triwulan IV 2020,” ujar Nugroho Jati, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) – Lombok.

Menurut Jati, tren positif lalu lintas angkutan udara ini sebenarnya mulai tampak sejak Juli 2020. “Hal ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi udara setelah sebelumnya industri aviasi sempat lesu akibat pandemi Covid-19. Bahkan pertumbuhan ini tetap terjadi pada Desember 2020 lalu meski terdapat kebijakan pengetatan kembali dalam hal persyaratan melakukan perjalanan udara lewat terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020,” terang Jati.

Namun demikian, jumlah pergerakan penumpang, pesawat, dan kargo sepanjang tahun 2020 masih jauh di bawah angka tahun 2019 lalu. “Tahun 2019 lalu, Bandara Lombok melayani total 2,9 juta penumpang sementara tahun 2020 hanya 1,28 juta penumpang, atau turun 55,8 persen,” Jati menambahkan.

Sementara penurunan juga terjadi pada pergerakan pesawat dan kargo, dimana masing-masing turun 48,7 persen dan 20,2 persen. Jika tahun 2019 terdapat 28.578 pergerakan pesawat dan kargo sebanyak 9,3 juta kilogram, di tahun 2020 hanya ada 14.639 pergerakan pesawat dan 7,4 juta kilogram kargo.

BACA JUGA  Sukses membawa Lombok Tengah ODF.Hari Ini Bupati Terima Penghargaan

Meskipun terdapat penurunan pergerakan penumpang maupun pesawat selama 2020 dibandingkan dengan tahun 2019, hal tersebut tidak mengurangi komitmen PT Angkasa Pura I (Persero) – Lombok dalam memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara.

“Alhamdulillah sepanjang tahun 2020 tidak ada kejadian luar biasa di Bandara Lombok. Kami berhasil mencatatkan zero accident operasional penerbangan. Hal ini dapat tercapai berkat kerja keras dan sinergi seluruh pihak dan stakeholder terkait dalam menjaga operasional bandara ini,” Jati menegaskan.

Libur Natal dan Tahun Baru 2021
Selama penyelenggaraan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 yang digelar sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 kemarin, Bandara Lombok tercatat melayani 80.080 penumpang atau turun 56 persen dibandingkan dengan periode Nataru 2020 dengan 182.046 penumpang.

Sedangkan pergerakan pesawat turun 37 persen, dimana tahun lalu ada 1.533 pergerakan menjadi hanya 961 pergerakan pesawat di tahun ini. “Namun yang menggembirakan, kargo justru meningkat cukup signifikan dengan tumbuh 42 persen, yaitu dari 359 ribu kilogram pada periode Nataru 2020 lalu menjadi 512 ribu kilogram tahun ini,” kata Jati lagi.

Puncak arus penumpang yang tiba di Bandara Lombok pada masa libur Nataru 2021 terjadi pada Kamis, 24 Desember 2020 dengan 5.496 penumpang. Rinciannya, 3.062 penumpang tiba dan 2.434 penumpang berangkat. Sedangkan puncak arus penumpang yang berangkat dari Bandara Lombok terjadi pada Minggu, 3 Januari 2021, dengan 2.091 penumpang berangkat dan 2.264 penumpang tiba, atau total sebanyak 5.165 penumpang.Terang Jati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.